Indonesia Tuan Rumah Meeting Pasukan Perdamaian PBB

Indonesia Tuan Rumah  Meeting Pasukan Perdamaian PBB
foto: jpiccp

Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk pertemuan regional Asia Pasifik untuk negara-negara pengirim pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Acara digelar pada 27-28 Juli 2015 di Jakarta dengan dihadiri 100 peserta dari 33 negara.

Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Andy Rachmianto, mengatakan, pertemuan regional pasukan perdamaian digelar di tiga negara lainnya atas inisiatif Amerika Serikat (AS).  Yaitu Belanda untuk kawasan Eropa, Uruguay untuk kawasan Amerika Latin, dan Etiopia untuk kawasan Afrika.

Andy mengungkapkan, jumlah pasukan perdamaian di seluruh dunia mencapai 16.000 orang dari sekitar 120 negara. Kawasan Asia Pasifik sendiri menyumbang 40 persen dari total 16.000 personel.

Menurut Andy, Indonesia sendiri sudah mengirimkan sebanyak 2.735 personel pasukan perdamaian dari kalangan TNI maupun polisi. Mereka dikirimkan ke berbagai kawasan dunia yang terlibat konflik khususnya di wilayah Afrika.

Dia mengatakan, Indonesia akan menambah jumlah pasukan perdamaiannya sampai 4.000 personel dalam kurun lima tahun pada 2019. Target itu sudah termuat dalam rencana jangka panjang dan menengah nasional (RPJMN) tahun 2015-2019.

Menurutnya, jika Indonesia bisa mencapai 4.000 peace keepers maka nantinya akan menjadi 10 negara kontributor terbesar dari misi perdamaian PBB. “Kontribusi dalam pasukan perdamaian PBB adalah bentuk komitmen Indonesia sebagai contributor for peace and securityserta modalitas penting untuk mendukung Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020,” kata Andy. (bst)