Indonesia Tiga Besar Pemasok Rumput Laut

Indonesia Tiga Besar Pemasok Rumput Laut

 

Staf ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Mukti Sardjono mengatakan, rumput laut selain memiliki daya saing ekonomi tinggi, juga ramah lingkungan karena dapat menguras gas emisi. Karena itu pengembanganya harus dipotimalkan.

“Indonesia masuk dalam tiga besar pemasok rumput laut di pasar internasional, dengan produksi nasional pada 2012 mencapai 6,5 juta ton. karena itu pengembangan komoditas ini harus dioptimalkan,” kata Mukti pada seminar regional Kawasan Timur Indonesia digelar Balai Besar Karantina Pertanian Sulsel di Makassar, Jumat (21/3/2014).

Menurut dia, rumput laut yang ramah lingkungan itu juga mampu menekan kebocoran lapisan ozon. Hanya saja, akibat pemanasan global dan perubahan iklim dunia, menyebabkan rata-rata tujuh persen hamparan rumput laut dunia hilang akibat pemanasan global dan ulah manusia.

Karena itu, lanjut dia, berbagai upaya harus dilakukan untuk menekan kerusakan ekosistem rumput laut, salah satu diantaranya dengan menggunakan bahan-bahan yang gas emisinya rendah untuk sektor pertanian.

“Misalnya dengan memperbanyak menggunakan pupuk organik, dan sebaliknya mengurangi penggunaan pupuk anorganik,” katanya.

Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) menilai langkah pemerintah untuk mendorong hilirisasi usaha rumput laut masih memerlukan perencanaan matang.

Kebutuhan rumput laut awalnya datang dari permintaan luar. Selama ini, industri nasional belum mampu menyerap rumput laut sehingga harus diekspor, kata Ketua ARLI Safari Azis.

“Daya saing industri dalam negeri masih rendah jika dibandingkan dengan industri luar negeri meskipun Indonesia dikenal sebagai pengekspor bahan baku rumput laut,” katanya. (atr/bh)