Indonesia Miliki Potensi Ikan Tuna Rp 6,3 T

Indonesia Miliki Potensi Ikan Tuna Rp 6,3 T

 

Indonesia miliki potensi hasil perikanan laut, khususnya ikan Tuna cukup besar.  Data terbaru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebutkan potensi  Tuna Indonesia sekitar Rp 6,3 triliun.   Angka ini berasa dari total produksi sebesar 613.575 ton per tahun.

 Plt Kepala Litbang KKP, Achmad Poernomomengatakan potensi tersebut bisa saja terbuang jika tak digarap maksimal. Apalagi,  sederet tantangan juga menghadang. Menurut Achmad Poernomo, produksi Tuna kini terus alami penurunan.  Begitu juga dengan ukurannya cenderung mengecil.

“Daerah penangkapan juga makin luas. Lebih menjorok ke laut lepas,” terangnya, Selasa (18/2).

Trend penurunan stok ikan tuna ini akan mengancam keberlangsungan mata pencaharian nelayan dan juga bisnis tuna. Kerjasama semua pihak baik tingkat lokal, nasional maupun internasional sangat diperlukan dalam upaya penyelamatan sumberdaya dan bisnis tuna ini.

Tuna adalah jenis ikan yang pengelolaannya merupakan tanggungjawab bersama antar bangsa. Untuk itu status pengelolaan perikanan tuna nasional selalu menjadi pantauan dari lembaga pengelolaan \perikanan regional (RFMOs-Regional Fisheries management Bodies) yang mempunyai mandat untuk pengaturan pengelolaan tuna global.

Untuk itu, kebijakan KKP mengedepankan pembangunan perikanan yang berkelanjutan  terus ditingkatkan. Diantaranya, untuk potensi ikan tuna, KKP telah melakukan penelitian terhadap populasi tuna. Penelitian ini meliputi reproduksi, genetik tuna, suhu dan kedalaman renang tuna hingga waktu makan ikan tuna. Termasuk observer terhadap perlakuan saat  pendaratan ikan di pelabuhan maupun di atas kapal penangkap Tuna. (ram)