Indonesia ‘Jualan’ Wisata Alam di Norwegia

Indonesia ‘Jualan’ Wisata Alam di NorwegiaPesona alam Indonesia dipromosikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo di ajang pameran wisata Nowegia, Reiselivsmessen. Kegiatan tersebut berlangsung di Telenor Arena, Oslo, 10-12 Januari lalu.

Indonesia menampilkan anjungan dengan konsep desain ekowisata dan industri kreatif berkelanjutan. Upaya ini untuk menarik minat pengunjung pameran perjalanan yang menurut perkiraan jumlahnya sekitar 47.000 orang itu.

“Pada dua hari pertama, sekitar 3.000 orang mengunjungi Anjungan Indonesia,” kata Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Oslo, S. Sayoga Kadarisman.

Agen perjalanan yang berpartisipasi dalam anjungan Indonesia juga menyatakan keinginan mereka berkolaborasi dengan KBRI Oslo untuk mempromosikan Indonesia sebagai salah satu tujuan paket wisata mereka.

“Publik Norwegia ingin bisa mendapatkan paket-paket tur yang bisa membantu mereka mengenal hutan dan alam Indonesia dan ingin tahu bagaimana mereka bisa mendukung pelestariannya,” kata Chandra Kirana dari Daemeter Consulting, salah satu mitra KBRI Oslo dalam pamerang itu.

Di laman www.greenindonesia.org yang dibuat khusus untuk pameran itu, beberapa pengunjung menuliskan kesan mereka terhadap Indonesia, termasuk di antaranya Monika yang menulis, “Saya ingin melihat semua keajaiban Indonesia–alam liar, bangsanya. Dan merasakan makanannya.”

Selama pameran itu, KBRI Oslo juga memamerkan produk-produk kreatif dan menyajikan kopi arabika Mace dari Papua serta coklat dari Sulawesi yang dianggap cocok dengan lidah orang Norwegia.

Menurut Sekretaris Pertama KBRI Oslo, Hartyo Harkomoyo, warga Norwegia adalah peminum kopi berkualitas terbanyak nomor dua di dunia. Setiap orang rata-rata mengonsumsi lima kilogram coklat per tahun.

Di laman www.greenindonesia.org, beberapa pengunjung menyatakan kesukaan mereka pada produk kopi atau coklat Indonesia, seperti Martine Leborg yang mengatakan,”Rasanya enak, tidak terlalu pahit.” (ant/wh)