Indeks Dolar Rally Up 9 Minggu Tanpa Henti

Indeks Dolar Rally Up 9 Minggu Tanpa Henti
foto:investwithalex.com-

Selama 9 minggu berturut-turut, indeks dolar rally up tanpa henti. Ini kenaikan terpanjang dalam 17 tahun terakhir. Serangkaian data-data ekonomi Amerika yang begitu kuat menopang kenaikan dolar. Dolar juga sempat diperdagangkan mendekati level tertingi 6 tahun melawan mata uang negeri samurai, Yen.

Pelaku pasar menantikan pertemuan Federal Open Market Comitte (FOMC) 16 – 17 September ini yang diprediksi akan membicarakan tentang percepatan kenaikan suku bunga Amerika yang berpengaruh terhadap dolar.

Sentimen Konsumen AS Naik Ke Level Tertingi 14 Bulan. Tingkat kepercayaan konsumen Amerika naik ke level tertinggi dalam lebih dari setahun di bulan September, seiring pandangan dari sektor rumah tangga pada outlook untuk ekonomi terlihat cerah. Indek sentimen konsumen awal dari The Thomson Reuters /University of Michganai ke lvel 84.6, itu adalah tertinggi sejak Juli 2013, dari 82.5 pada bulan sebelumnya. Estimasi median dalam survei Bloomberg terhadap 65 ekonom memproyeksikan untuk kenaikan menjadi 83. Berlanjutnya kemajun di pasar tenaga kerja, kenaikan di portofolio bursa saham dan penurunan dalam harga bensin telah meningkatkan kepercayaan di sektor rumah tangga dalam beberapa bulan terakhir.

Membaiknya outlook mengkondisikan orang Amerika merasa lebih nyaman dalam meningkatkan belanja mereka, yang menyumbang sekitar 70% pada ekonomi.

Penguatan dolar –di samping karena ditopang oleh membaiknya outlook ekonomi Amerika- juga diuntungkan dengan beberapa keadaan eksternal. Hasil polling terbaru tentang referendum kemerdekaan Skotlandia yang menunjukkan dukungan suara untuk pro-serikat hanya unggul tipis dari pro-kemerdekaan membuat sterling tergelincir. Referendum Skotlandia memicu ketidakpastian fiskal bagi Inggris dan menghalangi Bank of England (BoE) untuk menaikkan suku bunga. Sterling pun melemah sekitar 10 sen versus dolar Amerika sejak pertengahan Juli lalu. [Mr I Care]

 Berikut prediksi pergerakan harga forex, komoditi, dan indeks saham, Senin (15/9/2014).

EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek namun kita perlu break di bawah area 1.2880 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area kunci support di 1.2835. Resisten terdekat terlihat di kisaran area 1.2950, break konsisten lainnya diatas area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas mungkin menguji ulang ke area 1.2990.

GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di bawah area 1.6160 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area support di 1.6100. Pada sisi atasnya, hanya break kembali di atas area 1.6280 yang akan memicu skenario koreksi bullish lanjutan menguji ulang ke wilayah 1.6310 – 1.6135.

USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek menuju area 107.80, sebelum menguji ulang ke area resisten di 108.50. Pada sisi bawahnya, hanya break kembali di bawah area 106.60 yang akan memicu skenario koreksi bearish lebih lanjut menguji ulang ke area 106.20 sebelum pulih ke atas.

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di atas area 0.9410 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju wilayah 0.9480. Support terdekat terlihat di kisaran area 0.9330, break konsisten lainnya di bawah area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek mungkin menguji ulang ke wilayah 0.9285.

AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek namun kita perlu break di bawah area 0.9000 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju setidaknya ke area 0.8925. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di kisaran area 0.9110, break konsisten lainnya di atas area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menajdi tidak jelas dalam jangka pendek mungkin menguji ulang ke wilayah 0.9145.

XAU/USD. Bias masih bearish dalam jangka pendek seiring harga masih ditutup di bawah MA 50-100-200 dalam grafik 4 jam. Level support terdekat terlihat di kisaran 1220, break di bawah area tersebut, harga dapat menguji ke level support selanjutnya di area 1210 atau bahkan ke area kunci support di 1200. Untuk sisi atasnya, break di atas area 1240, mungkin akan dapat berikan dukungan terhadap harga untuk bergerak lebih tinggi lagi menuju ke area 1250 yang merupakan level resisten selanjutnya.

Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, namun kita harus berhati-hati dengan Stochastic yang berada di area oversold pada grafik 4 jam, dimana mereka dapat rebound setiap saat. Level support terdekat terlihat di kisaran area 24400, break di bawah area tersebut dapat menegaskan bias bearish menargetkan ke area kunci support di 24300. Namun jika harga rebound di kisaran area 24400, bias dapat berubah menjadi bullish dalam jangka pendek menguji ke 24650 sebelum menargetkan ke area 24850.

Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek seiring harga dapat bertahan di atas MA 50-100-200 pada grafik 4 jam. Level resisten terdekat terlihat di kisaran area 15920, break di atas area tersebut dapat berikan momentum bullish lanjutan menargetkan ke area kunci resisten di 16000. Pada sisi bawahnya, level support terdekat terlihat di kisaran area 15700, break di bawah area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek mungkin menguji ulang ke wilayah 15600.

Kospi Futures. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi menguji ulang area 263.85. Clear break di atas area itu bisa memicu momentum bullish menuju area 265.00 atau bahkan 265.75. Support terdekat berada di area 262.25, dimana penembusan konsisten di bawah area itu akan mengubah bias intraday kembali bearish untuk menguji area 261.75 sebelum mengincar area 260.50. (Mr. I Care)

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini hanya bersifat informasi saja. Mr I Care berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.