Inaca Dukung Segregrasi Landasan Pacu Bandara Soetta

Inaca Dukung Segregrasi Landasan Pacu Bandara Soetta

Indonesia National Air Carriers Assoctiation (Inaca) atau Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia menyatakan dukungannya terhadap rencana penerapan sistem segregrasi landasan pacu di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng.

Ketua Inaca Arif Wibowo mengatakan pihaknya selaku pengguna jasa bandara menginginkan adanya perubahan karena selama ini untuk lepas landas dan mendarat, setiap pesawat harus mengantre untuk mendapatkan giliran.

Karena itu, lanjutnya, Inaca mendukung upaya para pemangku kepentingan di Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan berbagai pembenahan termasuk menerapkan sistem segregrasi dua landasan pacu bandara tersebut untuk diterapkan Juni mendatang.

“Segregrasi menjadi salah satu solusi mengurangi antrean,” ujarnya, Minggu ( 16/3/2014).

Menurutnya,  pihak PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta perlu mempercepat pembangunan rapid exit taxiway di bandara tersebut untuk memuluskan rencana penerapan sistem tersebut.

“Harusnya pembangunan rapid exit taxiway dipercepat bukan pada 2015 tapi sekarang supaya penerapan segregrasi landasan pacu bisa lebih maksimal. Karena di Bandara Soekarno-Hatta baru ada satu, seharusnya lebih dari satu,” jelasnya.

Pembangunan rapid exit taxiway itu menurutnya penting dilakukan supaya semua pesawat yang mendarat dan lepas landas tidak perlu menggunakan seluruh landasan pacu. Pesawat yang lebih kecil, kata dia, bisa menggunakan lintasan pararel tersebut untuk mencapai landasan pacu tanpa harus masuk atau keluar dari taxiway utama.

Menurut Arif, pihak maskapai penerbangan saat ini memiliki semangat ekspansi yang begitu tinggi dengan menambah jumlah armada serta penerbangan. Karena itu, sistem segregrasi menurutnya sanggup menambah kapasitas penerbangan bahkan jika bandara dikembangkan lebih lanjut, bisa menambah daya tampung pesawat. (bns/bh)