Impor Ampas Kedelai Jatim Naik 105,49 Persen

Impor Ampas Kedelai Jatim Naik 105,49 Persen
foto: agroyasa.com

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur merilis impor Jawa Timur terhadap komoditas Bungkil Industri Makanan (ampas kedelai) meningkat 105,49 persen di bulan Agustus 2015 dibandingkan bulan sebelumnya.

Di bulan Agustus 2015, Jawa Timur mengimpor komoditas Bungkil Industri Makanan senilai 84.329,65 ribu dollar AS. Sebelumnya, di bulan Juli 2015, nilai impor Jatim terhadap komoditas ini 41.038,31 ribu dollar AS.

“Ini merupakan tantangan bagi Jatim. Bungkil industri makanan ini kan ampas kedelai, gunanya untuk pakan ternak. Apa tidak bisa cari alternatif-alternatif lain. Soalnya kita kan pusat ternak di Indonesia. Kebanyakan kita impor dari Amerika Serikat,” katanya, Rabu (16/9/2015).

Namun jika dilihat secara kumulatif, impor ampas kedelai Jatim dari Amerika Serikat mulai dari bulan Januari-Agustus 2015 menurun -27,70 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di periode Januari-Agustus 2014, nilai impor Jawa Timur atas komoditas ini 958.174 ribu dollar AS. Sementara di bulan Januari-Agustus 2015 impor atas komoditas ini menjadi 692.790 ribu dollar AS.

Impor atas komoditas ini memiliki nilai share atau peranan total impor kelima tertinggi di Jawa Timur di bulan Agustus 2015 setelah mesin-mesin/peralatan mekanik, besi dan baja, pupuk, dan plastik dan barang dari plastik.

Pada Agustus 2015, nilai share komoditas ini mencapai 5,76 persen. (wh)