IMF Datang, Luhut: Cuman Beri Wejangan

 

Jokowi Lantik Luhut Panjaitan Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Luhut Panjaitan/tempo

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, kedatangan Bos International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde ke Indonesia tidak ada sama sekali berkaitan dengan pemikiran seperti ketika Indonesia mengalami krisis moneter 1998.

Pasalnya, dahulu IMF datang dengan melakukan intervensi dengan paket bantuan USD23 miliar. Namun, kata Luhut,  kali ini datang ke Indonesia lebih kepada hanya untuk menyampaikan pandangan-pandangan mengenai langkah-langkah yang dilakukan oleh Indonesia.

“Menurut perwakilan IMF, itu (langkah-langkah) sudah dilakukan dengan baik. Saya ulangi, Jadi tidak ada pikiran-pikiran kedatangan itu seperti tahun ’98,” tegasnya di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta.

Menurutnya, kedatangan bos IMF lebih cocok bila dikaitkan dengan bahwa  lembaga ini ingin belajar dalam kemampuan Indonesia dalam menangani masalah di dalam negeri. “Mereka malah bikin masalah di kita pada 1998. Saya Menperindag (Menteri Perindustrian dan Perdagangan) periode 2000-2001 dan itu saya katakan pada perwakilan di sini, kalian membuat negara kami ini jadi kacau balau,” tegas dia.

Dia kembali menegaskan, kedatangan bos IMF sama sekali tidak berkaitan dengan bantuan maupun bentuk pinjam-meminjam, terlebih lagi meminta saran (advice). (oke)