Iklan Video di Facebook Tak Diminati

Iklan Video di Facebook Tak DiminatiIklan berformat video yang baru saja hadir di Facebook rupanya tidak mendapat tanggapan positif dari penggunanya. Mereka mencari cara untuk mematikan iklan yang bersifat auto-play atau otomatis tersebut.

Alasan orang ingin mematikan iklan karena keberatan dengan kebutuhan kapasitas data, terutama dari perangkat bergerak. Memutar video melalui ponsel tentunya membutuhkan data dengan ukuran besar, dibandingkan mengakses aplikasi atau berkirim pesan.

Facebook memiliki alasan di balik hadirnya iklan video. Mereka menyatakan video adalah kunci utama dalam strategi beriklan di media sosial. Selain itu, nilai investasi iklan video lebih kecil dibandingkan beriklan melalui televisi.

Media sosial ini cukup agresif dalam menjalankan strateginya. Namun, penentu keberhasilan tentu saja berasal dari pengguna. Efektivitasnya diukur dari frekuensi akses penggunanya.

Kemampuan Facebook untuk menyamai kesuksesan iklan video di situs YouTube masih dipertanyakan. Iklan yang muncul di Facebook akan otomatis diputar di laman News Feed. Munculnya iklan berlaku di seluruh aplikasi Facebook, baik yang diakses melalui komputer maupun perangkat bergerak.(tempo/wh)