IHSG Terus Bergolak, OJK Siapkan Paket Stimulus

OJK Gelar Pelatihan Jurnalistik Keuangan di 8 Kota
OJK Gelar Pelatihan Jurnalistik Keuangan di 8 Kota

Kondisi kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terus bergejolak menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga kini, OJK terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap industri pasar modal di Indonesia.

Hal ini juga menyusul dikeluarkannya paket kebijakan stimulus di sektor pasar modal pada 24 Juli 2015 sebagai respons terhadap situasi ekonomi di tingkat regional dan global. Deputi Direktur Komunikasi OJK, M Jufrin menuturkan ada beberapa upaya yang telah dilakukan usai penerbitan stimulus itu antara lain:

Pertama, pertemuan OJK dengan 200 emiten dan perusahaan publik pada 3 Agustus 2015 dengan penekanan agar emiten dan perusahaan publik turut menjaga kepercayaan pasar dengan tetap menjaga penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik terutama dalam kondisi ekonomi penuh tantangan.

Kedua, pertemuan OJK dengan pimpinan 15 asosiasi profesi bidang governance pada 11 Agustus 2015 antara lain Institute of Internal Auditor (IIA) Indonesia, Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan (FKDKP), Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) Indonesia, dan Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI), dengan tujuan agar asosiasi-asosiasi dimaksud turut berperan aktif dalam mengawal penerapan good corporate governance principles oleh para pelaku industri jasa keuangan nasional.

Ketiga, pertemuan OJK dengan manajemen BUMN dan anak usaha BUMN pada 18 Agustus 2015 guna meningkatkan minat dan kesiapan serta mendorong percepatan proses go public BUMN dan anak perusahaan BUMN guna mendukung program pendalaman pasar modal Indonesia.

Jufrin mengatakan, stimulus lain yang akan segera diberlakukan dalam waktu sangat dekat guna mengurangi fluktuasi pasar yang berlebihan. OJK dalam waktu sangat dekat berencana menerbitkan surat edaran OJK yang akan membolehkan emiten atau perusahaan publik untuk melakukan pembelian kembali sahamnya atau buyback. “Kemungkinan besar kebijakan stimulus pasar modal terbaru itu akan diterbitkan menjelang akhir minggu ketiga Agustus 2015,” kata Jufrin.  (lp6)