Idap Kanker Empedu, CEO Nintendo Meninggal Dunia

CEO, Nintendo, Tokyo From the continued popularity of the Nintendo DS to a doubling of sales of the Wii, Iwata proved that people will still spend money on what they love. In a recession, they’re just more choosy. “What affects the game business the most is makers’ ability to introduce products that surprise consumers, rather than only economic conditions themselves,” Iwata told a Nikkei reporter. His next goal: “We need to further expand the concept of what a video game is…. We will redefine games to include  anything bringing people joy, including music, cameras, and health-­management features.”
CEO, Nintendo, Tokyo
From the continued popularity of the Nintendo DS to a doubling of sales of the Wii, Iwata proved that people will still spend money on what they love. In a recession, they’re just more choosy. “What affects the game business the most is makers’ ability to introduce products that surprise consumers, rather than only economic conditions themselves,” Iwata told a Nikkei reporter. His next goal: “We need to further expand the concept of what a video game is…. We will redefine games to include anything bringing people joy, including music, cameras, and health-­management features.”

Kabar duka datang dari Nintendo. Pada Sabtu kemarin (11/7/2015) waktu setempat, CEO Satoru Iwata dikabarkan telah meninggal dunia. Ia meninggal pada usia 55 tahun. Menurut yang dilansir laman The Verge, Senin (13/7/2015), perusahaan game raksasa Jepang tersebut menyatakan Iwata meninggal disebabkan oleh penyakit kanker saluran empedu.

Dikabarkan, Iwata sudah lama mengidap penyakit tersebut dan memang nyatanya ia jarang hadir di gelaran game akbar belakangan ini. Pada tahun lalu, ia menjalani operasi pengangkatan tumor di empedunya. Operasi itu bahkan kabarnya berjalan sukses. Iwata lahir pada 6 Desember 1959, dan ia memulai karirnya di Nintendo pada awal 1980-an sebagai programmer. Pada 2002, ia resmi menjabat posisi tertinggi di Nintendo, yakni sebagai CEO.

Selama Iwata mengemban tugasnya, tak sedikit kesuksesan yang telah diraih oleh  perusahaan berkat dua konsol game terobosannya yang kini sangat populer di kalangan para gamer.

Kedua konsol tersebut yakni Nintendo DS dan  Wii yang bahkan terlah terjual lebih dari 101 juta unit di seluruh dunia.

Sebelumnya, pada tahun 2015 Nintendo berencana untuk menghadirkan terobosan baru dengan mengadopsi game-nya ke perangkat mobile dan juga tengah merancang konsol terbarunya yang diberi nama kode NX. Belum jelas kapan akan merilis game mobile ke pasaran, sebelumnya memang telah memutuskan untuk bekerjasama dengan developer game populer asal Jepang, DeNA untuk mengembangkan game-nya. Selain itu, konsol NX juga dikabarkan hadir dalam bentuk sistem game dan hardware yang merupakan konsep terbaru yang diusung.

Sejauh ini, pihak Nintendo belum memberikan konfirmasi terkait siapa yang akan menggantikan posisi Iwata. (lp6)