Ibu Bayi Kembar Lima Diperbolehkan Pulang

Ibu Bayi Kembar Lima Diperbolehkan Pulang
foto: Arya Wiraraja/enciety.co

Aniyah Rahmawati, warga kompleks perumahan TNI AL Kenjeran, Surabaya, Surabaya, ibu bayi kembar lima di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Selasa (23/6/2015), telah diperbolehkan pulang. Sebelumnya, ibu bayi kembar lima tersebut telah dirawat sejak 14 Juni 2015 yang lalu.

“Ibu kelima bayi tersebut telah pulih. Namun kelima bayinya yang kondisinya masih belum stabil, hal ini dikarenakan mereka dilahirkan secara prematur,” terang Dr. Agus Harianto, dokter spesialis Neonatologi di ruang pertemuan gedung bedah pusat terpadu (GBPT) RSUD Dr Soetomo Surabaya, Selasa (23/6/2015).

Agus menambahkan bahwa Kelima bayi tersebut jauh dari bahaya, namun masih dalam masa kritis. “Jantung bayi kembar lima tersebut memang belum sempurna, karena memang mereka di lahirkan dalam keadaan prematur, namun kondisi mereka terus membaik,” terangnya.

Ia lalu menjelaskan, masa kritis bagi bayi yang lahir secara normal idealnya dari 7 sampai 28 hari. “Bagi bayi yang dilahirkan secara prematur pasti memerlukan waktu adaptasi yang lebih lama lagi ketimbang bayi yang terlahir normal, terang Agus.

Selain itu Agus juga mengatakan tim dokter dari RSUD Dr Soetomo terus mewaspadai adanya gejala-gejala gangguan yang muncul pada bayi prematur.

“Hal yang kita waspadai di antaranya adalah infeksi pada sang bayi, gangguan pernapasan dan yang terakhir adalah terjadi gagalnya sebagian besar fungsi organ pada sang bayi,” ungkapnya.

Untuk menambah daya tahan tubuh (imunitas) bagi bayi-bayi tersebut, Agus menyarankan agar para bayi tersebut mendapatkan asupan air susu ibu (ASI).

“Bayi-bayi tersebut telah mengonsumsi ASI. Hal ini dilakukan agar kekebalan tubuh mereka dapat terbentuk dengan cara yang alami,” bebernya. (wh)