Hujan, Warga Tetap Antusias Nonton Parade Bunga Surabaya

Hujan, Warga Tetap Antusias Nonton Parade Bunga Surabaya
Salah satu peserta parade bunga dan pawai budaya, Minggu (3/5/2015). foto:suarasurabaya

Puluhaan ribu warga Surabaya tetap semangat untuk menyaksikan parade bunga dan pawai budaya Surabaya, Minggu (3/5/2015). Mereka rela basah-basahan asalkan tetap bisa menyaksikan acara yang dibuat untuk menyambut Hari Jadi Kota Surabaya ke-722.

Dari pantauan enciety.co di lokasi, ribuan warga yang membeludak demi bisa melihat acara ini tidak hanya berada di pinggir-pinggir jalan saja. Mereka juga ada yang menyaksikan di jembatan penyeberangan.

Sementara itu, warga yang datang ke acara ini juga sempat menutup telinga. Ini karena kendaraan hias yaitu sebuah kapal milik PELNI mengeluarkan bunyi keras sehingga mereka secara reflektif menutup telinganya.

Puluhan peserta berangkat dari Tugu Pahlawan dan finis di Balai Kota Surabaya. Adapun untuk kendaraan pawai berlanjut ke Taman Bungkul. Tahun ini, jumlah peserta sebanyak 87 kelompok, naik 100 persen dibanding tahun sebelumnya.

Parade budaya yang disaksikan ribuan pasang mata itu sangat unik dan beraneka ragam. Aneka mobil berhias rangkaian bunga dimeriahkan oleh SKPD Pemkot Surabaya, BUMD Pemkot Surabaya, perguruan tinggi, dan perusahaan. Selain itu, duta dari kota tetangga maupun luar provinsi juga ikut memeriahkan parade budaya itu.

Peserta dari Surabaya di antaranya Dinas Pertanian Kota Surabaya yang memajang hasil buah dan sayur-mayur Kota Surabaya yang dikemas dengan cantik dan kreatif. Ada pula mobil bunga berbentuk keran air raksasa dari PDAM Surya Sembada serta topeng badut raksasa dari Surabaya Carnival, mobil hias dari perusahaan pasar, serta peserta dari Pemerintah Kota Surabaya sendiri.

Sedangkan peserta yang berasal dari luar, di antaranya Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat dengan tarian dan mobil hiasnya serta peserta dari Sleman yang mengusung tampilan miniatur Candi Borobudur.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, parade budaya dan pawai bunga tahun 2015 lebih semarak dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu sesuai dengan tema yang diusung, yaitu “Semarak Surabaya Dalam Keberagaman Budaya”.

“Parameter keberhasilannya adalah jumlah peserta yang meningkat drastis dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Kali ini peserta datang tidak hanya dari dalam kota, tetapi juga dari luar Kota Surabaya,” ujarnya. (wh)