Hotel Sheraton Sold Out pada Pergantian Tahun

Hotel Sheraton Sold Out pada Pergantian Tahun

Jelang berakhirnya tahun 2015 ini, sejumlah hotel di Kota Surabaya mengalami peningkatan jumlah tamu yang akan menginap. Kenaikan okupansi tersebut dikarenakan libur panjang yang terjadi pada pergantian tahun baru kali ini.

Seperti yang diungkapkan oleh Public Relations Hotel Sheraton Surabaya Etty Soraya. Menurutnya, jumlah tamu yang memesan di tempatnya sudah 100 persen dari 348 kamar yang tersedia.

“Alhamdulillah, semua kamar di tempat kami sudah penuh. Para tamu telah memesan tempat jauh-jauh hari sebelum pergantian tahun,” kata Etty Soraya kepada enciety.co, Rabu (30/12/2015).

Dia menambahkan, setiap tahunnya sudah biasa di tempatnya mengalami peningkatan tamu yang akan menginap. Para tamu yang menginap kebanyakan beralasan ingin merayakan pergantian tahun di tengah kota Surabaya.

Apalagi, Sheraton Hotel Surabaya sendiri berdekatan dengan tempat pusat perbelanjaan di Kota Pahlawan. Seperti Tunjungan Plasa (TP), Blauran dan gedung-gedung bersesejarah seperti gedung negara Grahadi, Balai Pemuda dan kantor Pemerintah Kota Surabaya, dan kawasan bisnis.

“Fasilitas yang diberikan membuat tamu kami merasa puas karena mereka bisa melakukan belanja. Selain itu juga dekat dengan kuliner yang ada di sekitaran sini,” terusnya.

Hal senada dengan disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur, M Sholeh. Menurutnya, pihak hotel  optimistis akhir tahun selalu menjadi puncak okupansi hotel di Surabaya.

Okupansi rata-rata hotel di tengah kota pada tahun baru bisa mencapai 100 persen dan di pinggiran kota sekitar 80 persen. Sedangkan pada hari-hari biasa okupansinya sekitar 65 persen.

“Saat malam pergantian tahun inilah pihak hotel di Surabaya mengalami lonjakan tamu yang menginap,” kata M Sholeh. (wh)