Holcim Tingkatkan Kapasitas Produksi 40 Persen

Holcim Tingkatkan Kapasitas Produksi 40 Persen

 

Holcim menambah kapasitas produksi 40 persen dari kombinasi pabrik Tuban 1. Pabrik tersebut telah memproduksi semen pertamanya pada Oktober 2013.

“Kinerja tahun lalu masih merupakan masa transisi dari pasokan ketat yang terjadi beberapa tahun sebelumnya.”,” kata Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk, Eamon Ginley, Jumat (28/2/2014).

Berdasarkan data dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI), konsumsi semen secara keseluruhan meningkat 5,5 persen menjadi 58 juta ton jika dibandingkan dengan peningkatan sebesar 14 persen pada 2012 dan 18 persen pada 2011.

Dengan kelebihan suplai yang mampu diserap pasar, permintaan produk Holcim terus meningkat hingga akhir tahun 2013 dan terus berlanjut pada tahun 2014. Dua pabrik baru milik perusahaan di Tuban, Jawa Timur

dengan volume masing-masing 1,7 juta ton akan terealisasi pada tahun 2014 dan 2015.

Sedangkan pabrik Tuban 2 yang akan mulai beroperasi pada tahun 2015, diharapkan mampu memberikan keuntungan kompetitif dari sisi biaya produksi yang lebih rendah dan distribusi lebih dekat pada pelanggan. Dengan ini, Holcim mampu mempertahankan pertumbuhan pendapatannya dari penjualan dengan meningkatnya harga jual dari kapasitas produksi 9,5 juta ton.

Ginley menambahkan, di Pulau Jawa, peningkatan pengiriman dengan kereta api terbukti memberikan efisiensi biaya dan waktu untuk mempersingkat rantai pasokan di pasar terbesar tersebut. “Ini sebagai bentuk investasi logistik dan pengembangan jalur kapasitas untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik secara lebih menyeluruh,” ujarnya.

Holcim juga telah merambah pasar di Kalimantan dan Sumatera pada tahun 2013. Perusahaannya, kata Ginley, telah menanamkan investasi dalam bentuk pergudangan, silo semen curah dan sebuah fasilitas pengantongan baru.

“Fasilitas terbaru telah kami buka di Pontianak tahun lalu. Pasar-pasar ini menawarkan potensi pengembangan infrastruktur dan perkotaan yang patut dipertimbangkan pertumbuhannya dalam jangka waktu menengah,” tukasnya.

Sementara itu, operasional beton jadi Holcim Indonesia mengirim 2.32 juta meter kubik beton jadi kepada pelanggan pada tahun 2013. Peningkatan ini mencapai hampir 20 persen jika dibandingkan periode tahun sebelumnya. Total aset perusahaan mengalami peningkatan menjadi Rp 14,89 triliun dari sebelumnya Rp 12,17 triliun pada akhir tahun. Ini terjadi karena pabrik Tuban 1 yang sudah mulai beroperasi dan pabrik Tuban 2 yang tengah dalam proses pembangunan.(wh)