Hipmi: Komunikasi SBY Kurang Merakyat

 

Hipmi: Komunikasi SBY Kurang Merakyat

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Raja Sapta Oktohari mengatakan, kekurangan pemerintahan SBY sebagai presiden yaitu komunikasi kepada masyarakat. Meski mempunyai gaya bicara yang sangat baik, namun gaya komunikasinya tersebut dinilai tidak merakyat sehingga keberhasilan yang dicapai oleh pemerintahan SBY tidak dapat tersosialisasikan dengan baik.

“Sisi komunikasi ini perlu diperbaiki, sehingga masyarakat tidak tahu apa yang sudah kita capai. Tetapi kami diyakini Jokowi akan lebih baik, karena Jokowi dekat dengan masyarakat,” ujarnya di  Jakarta, Rabu (15/10/2014).

Meski demikian, menurut Okta, masyarakat tetap harus memberikan apresiasi kepada SBY. Karena dibalik semua kekurangan, pemerintahan SBY telah memberikan banyak kontribusi pada pertumbuhan perekonomian dan membentuk posisi Indonesia di mata dunia.

“Kabinet SBY banyak memberikan hal positif dalam dunia usaha. Di dunia kita juga berhasil masuk G20 dan masuk dalam high level panel. Di dalam negeri, dia juga sudah berusaha menyajikan demoktrasi yang cukup baik,” kata dia.

Jelang pergantian pemerintahan, Okta berharap proses transisi ini berjalan dengan mulus sehingga memberikan keyakinan bagi pengusaha untuk menjalankan bisnisnya di Indonesia.

“Kami berharap, pemerintah sekarang dan pemerintah baru nanti bisa melaksanakan transisi kepemimpinan dengan baik sehingga tidak terjadi masalah regulasi antara pemerintahan ini,” tandasnya. (lp6/ram)