Hindari Lebaran Beda, MUI Sarankan Pemerintah Buat Kalender Islam

Din Syamsuddin Resmi Ketua Umum MUI

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengharapkan pemerintah Indonesia dapat menerbitkan kalender Islam yang bersifat global. Hal itu dianjurkan agar tidak ada lagi perbedaan tentang penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal di tiap-tiap ormas Islam.

“Untuk penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal yang akan datang, semoga pemerintah menerbitkan kalender Islam yang bersifat global dan tahunan. Kalau kalender dimiliki oleh seluruh umat Islam, maka kami yakini tidak akan ada lagi perbedaan tentang penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal,” kata Din Syamsudin.

Lebaran kali ini, umat  muslim Indonesia memang merayakan bersama. Pasalnya, baik metode penghitungan hisab maupun rukyat menunjukkan persamaan. Hanya saja, potensi perbedaan di masa datang  cukup besar. Terutama bila tinggi hilal yang disyaratkan tak sesuai. Ini yang biasanya menimbulkan perbedaan dalam penentuan 1 Syawal. Nah, perbedaan ini, diharapkan bisa diminimalisir dengan pembuatan kalender Islam. (bst)