Hina Vladimir Putin, 100 Suporter Bola Ditahan

Hina Vladimir Putin, 100 Suporter Bola Ditahan
Vladimir Putin/timeinc.net

Sedikitnya 100 orang suporter sepak bola di Belarus harus mendekam dalam penjara setelah menyanyikan lagu yang berisi hinaan pada Presiden Rusia Vladimir Putin.

Peristiwa terjadi dalam pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 antara Ukraina melawan Belarus di Borisov yang digelar pada Kamis (9/10/2014) lalu.

Baik suporter tamu dan tuan rumah kompak menyanyikan lagu-lagu yang populer dinyanyikan oposisi Putin di Ukraina. Dalam laga tersebut Ukraina menang 2-0.

Kedua suporter saling berbalas lagu sebagai ungkapan solidaritas pada perjuangan Ukraina. Pendukung Belarusia menyanyikan lagu Slava Ukrayini atau Glory to Ukraine, yang dibalas lagu Zhyve Belarus atau Long Live Belarus oleh pendukung Ukraina.

Setelah laga usai, polisi Belarus langsung menangkap 100-an warga Ukraina dan 30 Belarus. Mereka kemudian dibawa ke markas KGB atau Biro Intelijen Rusia untuk dimintai keterangan.

Menurut laporan media setempat, dari 100-an orang itu beberapa orang akan dihukum dengan kurungan lima hari penjara, sementara pendukung Ukraina akan dideportasi.

Kejadian ini bukan yang pertama kali. Pada Juni lalu, Pemerintah Rusia meminta salah satu menterinya untuk mundur setelah ia bergabung dengan pendemo di Kiev yang menghina Putin.

Untuk mencegah hal serupa terjadi, pada April lalu, parlemen Rusia telah mengesahkan undang-undang yang melarang hinaan pada Putin dan pemerintahnya yang dimuat dalam film, musik, dan karya seni lainnya. (bst/ram)