Hidupkan Jalan Tunjungan, Gelar Bursa Batu Akik

Hiduplan Jalan Tunjungan, Gelar Bursa Batu Akik
Susaana Bursa Batu Akik Tunjungan di Jalan Tunjungan, Kamis (3/9/2015). Foto: Arya Wiraraja/enciety.co

Guna menghidupkan Jalan Tunjungan, salah satu ikon Kota Pahlawan, beberapa komunitas pecinta batu mulia atau akik di Surabaya menggelar acara Bursa Batu Akik Tunjungan.

Audy Mamahit, koordinator panitia Bursa Batu Akik Tunjungan, mengatakan acara tersebut dilaksanakan mulai 1-10 September 2015.

“Ada 70 pecinta batu mulia yang ikut dalam acara pameran tersebut. Mereka yang ikut pameran bukan hanya daru Surabaya tapi dari beberapa daerah di Jawa Timur, diantaranya dari Kota Pacitan, Probolinggo, Blitar, Jakarta, dan lain sebagainya. Sekitar 50 persen pesertanya berasal dari Surabaya,” katanya kepada enciety.co, Kamis (3/9/2015).

akik-tunjungan-1  akik-tunjungan-2

Ia juga mengungkapkan jika selama beberapa hari penyelenggaran ansiaste pembeli cukup besar. Terbukti, omzet yang diraup peserta pameran rata-rata mencapai Rp 5 juta lebih dalam sehari.

“Batu akik adalah barang yang sulit ditebak harganya. Contohnya ada pedagang yang hari ini dapat menjual batu akik jenis Red Barong, batu akik khas dari Pacitan, dengan harga Rp 25 juta,” tutur dia.

Untuk membuka satu stan pameran, ia menjelaskan jika panitia membandrol biaya pembukaan stan Rp 700 ribu hingga Rp 2 juta. “Bergantung letaknya. Jika strategis stan yang kami sediakan bisa mencapai Rp 2 juta. Harga itu untuk sepuluh hari masa pameran,” jelasnya.

Beby Candra, panitia Acara Bursa Batu Akik Tunjungan lain mengimbuhkan, khusus pedagang Surabaya, panitia mendata kebanyakan pedagang yang ikut pameran berasal dari pedagang Pasar Akik Kayoon dan Pusat Grosir Surabaya (PGS).

“Kebanyakan pedagang Surabaya yang ikut dalam pameran kali ini adalah pedagang kecil, mereka yang berjualan di emperan jalan,” jelas dia.

Ia berharap, dengan adanya acara semacam ini, pedagang akik atau batu mulia di Surabaya dapat meraup rezeki. “Selain untuk menghidupkan kembali ikon lama Kota Surabaya, event semacam ini juga dapat membantu pedagang-pedagang kecil akik Surabaya agar dapat naik kelas. Karena sebenarnya barang-barang mereka sudah layak dipasarkan ke pasar akik yang lebih tinggi lagi,” tutur dia. (wh)