Hias Sandal Jepit agar Punya Nilai Ekonomi Tinggi

Hias Sandal Jepit agar Punya Nilai Ekonomi Tinggi
Ibu-ibu mengikuti pelatihan Pahlawan Ekonomi di Kaza City, Jalan Kapas Krampung, Surabaya, Minggu (2/8/2015). Arya wiraraja/enciety.co

Berbagai kreasi terus dilahir  ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam program Pahlawan Ekonomi Surabaya. Satu di antaranya adalah pelatihan menghias sandal jepit.

“Ratusan peserta yang datang kami ajarkan untuk menghias sandal jepit agar dapat bernilai ekonomi tinggi,” tutur Siti Retnanik, mentor pelatihan handicraft business, kepada enciety.co di Kaza City, Jalan Kapas Krampung, Surabaya, Minggu (2/8/2015).

Kata Nanik, panggilan karib Siti Retnanik, jika kegiatan ini dimaksudkan untuk menyiapkan sumber daya manusia masyarakat Surabaya agar dapat bertahan dan menghadapi era ekonomi global Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mulai diberlakukan akhir 2015.

Nanik mengatakan jika esensi dari pelatihan ini adalah mengubah barang yang biasa menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Untuk itu, ada beberapa bahan yang dibutuhkan untuk menghias sendal jepit, antara lain lem fox atau lem super, manik-manik, sol sepatu dan aneka pernak-pernik warna-warni lainnya.

Untuk menghiasnya, sambung dia, pasang sol sepatu pada sandal jepit dengan menggunakan lem super. Setelah benar-benar rekat, pasang pernak-pernik warna-warni pada bagian atas sandal jepit. Setelah dirasa kering, tambahkan manik-manik di bagian tali jepit sandal. Maka jadilah sandal jepit dengan nilai ekonomi yang tinggi.

Nanik mengatakan jika bahan-bahan yang dibutuhkan sangat mudah didapat dan harganya sangat terjangkau. “Total kita hanya menghabiskan sekitar Rp 15 ribu untuk bahan-bahan, termasuk sandal jepit, lem dan pernak-pernik lainnya,” terang dia.

Nanik mengimbuhkan, jika sandal jepit yang dihias tersebut dapat laku dua kali lipat dari harga semula. “Harga sandal jepit yg sudah dihias rata-rata sebesar Rp 25 hingga Rp 30 ribu. Padahal harga sandal jepit yang belum di hias hanya sebesar Rp 7 ribu,” paparnya.

Kegiatan Pahlawan Ekonomi 2015 didukung Pemerintah Kota Surabaya, Bank Mega, MPM Honda, Pegadaian, Bukalapak.com, Telkomsel, Viva, Hipa ITS dan berbagai pihak terkait lainnya untuk dapat mendorong lahirnya pelaku UKM yang progresif dan kreatif. (wh)