Hendra/Ahsan Akhiri Paceklik Gelar 11 Tahun

Hendra/Ahsan Akhiri Paceklik Gelar 11 Tahun

 

Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjuarai All England Super Series Premier 2014 setelah dalam final di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, Minggu (10/3/2014) waktu setempat. Mereka mengalahkan ganda Jepang Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, 21-19 dan 21-19.

Kemenangan ini cukup istimewa karena mampu memutus rentetan kegagalan ganda putra di kejuaraan paling tua di dunia ini. Pemain Indonesia terakhir kali juara pada 2003 lewat Candra Wijaya/Sigit Budiarto.

Bagi Hendra/Ahsan kemenangan ini juga istimewa karena mampu melengkapi predikat juara dunia, rangking satu dunia serta menjuarai kejuaraan paling tua di dunia. Kemenangan ini juga memenuhi target oleh PBSI.

Pada pertandingan final, unggulan pertama ini bermain dengan taktis dan langsung mengebrak. Kondisi ini membuat pasangan Endo/Hayakawa tertinggal. Namun kondisi ini tidak berlangsung lama karena pasangan Jepang itu mampu mengejar dan berbalik unggul.

Setelah tertinggal, pasangan rangking satu dunia itu terlihat kesulitan untuk menyalip. Momen menyalip itu terjadi setelah kedudukan imbang 16-16. Hendra/Ahsan terus mendominasi hingga mengakhiri game pertama dengan 21-19.

Memasuki game kedua, unggulan pertama kejuaraan dengan total hadiah 400 ribu dollar AS kembali langsung menghentak bahkan langsung unggul. Namun pasangan Jepang juga tidak tinggal diam. Unggulan kedua ini juga memberikan tekanan hingga kedudukan 11-11.

Setelah perolehan poin semakin ketat, tidak ada pasangan yang mampu unggul dua poin. Hingga akhirnya pasangan Hendra/Ahsan mampu unggul dua poin pada 19-17. Dengan kerja keras akhirnya pasangan terbaik Indonesia mampu mengakiri game kedua dengan 21-19.

Sedangkan pasangan ganda campuran yaitu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mampu mencetak tiga kali kemenangan beruntun di final All England yaitu edisi 2012, 2013, 2014 dan menciptakan sejarah bagi pemain Indonesia.

Berikut daftar pemain Indonesia yang menjuarai All England :

Tunggal putra
1959 Tan Joe Hok
1968 -1974 Rudy Hartono
1976 Rudy Hartono
1978, 1979, 1981 Liem Swie King
1991 Ardy B Wiranata
1993 & 1994 Hariyanto Arbi

Tunggal putri
1990, 1991, 1993, 1994 Susi Susanti

Ganda putra
1972 dan 1973 Christian Hadinata/Ade Chandra
1974, 1975, 1977, 1978, 1979, 1980 Tjun Tjun dan J. Wahjudi
1981 Kartono/R. Heryanto
1984 Kartono/R. Heryanto
1992 Rudy Gunawan/Eddy Hartono
1994 Rudy Gunawan/Bambang Supriyanto
1995 & 1996 Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky
1999 Candra Wijaya/Tony Gunawan
2001 Tony Gunawan/Halim Haryanto
2003 Candra Wijaya/Sigit Budiarto
2014 Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan

Ganda putri
1968 Minarni/Retno Kustiyah
1979 Verawati Fajrin/Imelda Wiguna

Ganda campuran
1979 Christian Hadinata/Imelda Wiguna
2012, 2013, 2014 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

(atr/ram)