Hari ke-10, Baru 39 Jenazah AirAsia yang Ditemukan

Hari ke-10, Baru 39 Jenazah AirAsia yang Ditemukan
Ferry, salah satu keluarga korban AirAsia QZ8501 saat menunjukkan foto keponakannya kepada wartawan di Crisis Center Bandara Juanda

Sampai hari kesepuluh, Selasa (6/1/2014), sudah 39 jenazah kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang telah ditemukan. Dari jumlah itu, masih sebanyak 122 jenazah yang sampai saat  masih belum diketemukan.

Dari 39 jenazah itu, satu dari dua jenazah terakhir ditemukan Kapal Diraja Kesturi milik Malaysia, kemudian diangkut dengan helikopter Doulphin Polri ke Lanud Iskandar Pangkalan Bun, kata Direktur Operasi dan Latihan Basarnas SB Supriyadi di Pangkalan Bun.

“Satunya lagi ditemukan Kapal JS Onami milik Jepang dan dipindah ke kapal milik Basarnas,” terangnya.

Upaya pencarian para korban lain masih terhambat cuaca buruk. Cuaca buruk membuat tim SAR dari TNI Angkatan Laut dan negara sahabat kesulitan menyelam.

Supriyadi mengatakan pencarian pesawat tersebut harus mengutamakan kehati-hatian dan keselamatan tim agar tidak menimbulkan masalah baru. “Pada dasarnya tim telah berupaya maksimal, namun kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk menyelam dan membuktikan hasil deteksi robotik bawah laut,” katanya.

Direktur Basarnas itu pun mengapresiasi bantuan dari berbagai pihak, termasuk adanya doa yang dilakukan 8 tokoh agama, Selasa pagi, agar pesawat dan penumpang AirAsia segera ditemukan. “Kami akan mengerahkan segala upaya agar pesawat Airasia tersebut dapat ditemukan. Semoga besok cuaca lebih bersahabat,” demikian Supriyadi. (ant/ram)