Hari Ini, Surabaya Harus Bersih dari Atribut Kampanye

Hari Ini, Surabaya Harus Bersih dari Atribut Kampanye

Mulai pukul 00.00 Minggu (6/4/2014), seluruh tempelan baliho calon legislatif (caleg), spanduk parpol, dan  bendera partai atau yang disebut alat peraga kampanye (APK), harus bersih di Kota Surabaya. Ini menandai diberlakukannnya masa tenang jelang Pilleg 2014 pada 9 April nanti.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Surabaya Soemarno menegaskan, pihaknya siap untuk membantu membersihkan ATK tersebut guna mewujudkan kota Surabaya yang bersih.

“Dari pihak Linmas sendiri disiapkan sebanyak 1.200 personel yang diterjunkan di sudut-sudut kota. Kami akan membersihkan seluruh alat peraga semuanya sejak dini hari nanti,” ujar Sumarno.

Menurut dia, pihak Bakesbanglimas nantinya akan bersama Panwaslu Kota, KPU Kota, dan Satpol PP serta pihak kepolisian untuk membersihkannya. Juga akan diajak perwakilan dari seluruh partai politik (parpol) untuk turut serta. “Ini dilakukan bersama agar keamanan tetap terjaga,” ucapnya.

Soemarno juga menjanjikan kota Surabaya tidak akan didapati lagi pemasangan APK baru. “Karena itu sudah berdasarkan kesepakatan bersama mewujudkan pemilu damai dan tertib aturan,” paparnya.

Beberapa pekan terakhir, wajah Kota Surabaya ‘terkotori’ atribut politik. Sejumlah caleg dan parpol jor-joran mengkampanyekan diri dengan memasang baliho, spandul, banner, dan reklame. Yang sangat disesalkan, meski sudah ada larangan tidak memasang gambar di pohon, namun masih banyak caleg dan parpol yang melanggar. Hal itu membuat keindahan kota menjadi terganggu.(wh)