Hari Ini, Hakim Putuskan Sidang Praperadilan Budi Gunawan

budi-gunawan

Hakim tunggal Sarpin Rizaldi dijadwalkan mengumumkan hasil sidang gugatan praperadilan Komisaris Jenderal Pol Budi Gunawan melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Senin (16/2/2015). Kedua belah pihak akan mendengarkan hasil sidang yang akan dibuka di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pukul 09.00 WIB. PN Jakarta Selatan telah selesai memeriksa perkara gugatan praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan melawan KPK. Selama persidangan maraton pada pekan silam, kedua belah pihak pun telah diberi waktu untuk membuktikan dalil-dalilnya. “Sidang dengan agenda pemeriksaan ditutup. Untuk putusan sidang ditunda sampai hari Senin 16 Februari 2015 pukul 09.00 WIB. Toleransi waktu bagi masing-masing pihak 1 jam,” kata hakim tunggal Sarpin Rizaldi menutup sidang di PN Jaksel, Jumat malam, 13 Februari 2015.

Baik pemohon maupun termohon optimistis dalil-dalil mereka diterima. Kuasa hukum pemohon, Maqdir Ismail, yakin penetapan tersangka terhadap Budi Gunawan tidak sah karena termohon tidak menghadirkan bukti laporan hasil analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analasis Transaksi Keuangan (PPATK) yang digunakan untuk menyelidiki kasus dugaan gratifikasi BG. “Kami masih yakin bahwa data-data dari permohonan kami semakin dikukuhkan dan beralasan. Apalagi KPK tidak mau menunjukkan bukti LHA. Karena LHA ini bukti permulaan,” kata Maqdir.

Sedangkan kuasa hukum termohon yang juga Kabiro Hukum KPK Chatarina Muliana Girsang meyakini, hakim Sarpin bakal menerima dalil-dalil pihaknya dan menerima eksepsi termohon dengan menolak permohonan Komjen Budi Gunawan. “Kita berdoa semoga putusannya yang terbaik,” ujar Chatarina. (lp6)