Harga Minyak Capai Titik Terendah

 

Harga Minyak Capai Titik Terendah

Harga minyak mentah berjangka brent jatuh ke level terendah dalam 16 bulan terakhir. Penyebabnya  tertekan prospek perlambatan pertumbuhan permintaan di China dan Eropa. Sementara dolar yang kuat dan persediaan minyak yang cukup mendorong harga minyak AS masuk ke level terendah dalam 7 bulan.

Melansir laman Reuters, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober turun USD 2,45 menjadi USD 100,34 per barel, harga terendah sejak 1 Mei 2013.

Harga minyak mentah AS turun USD  3,08 dari penutupan Jumat menjadi USD 92,88 per barel, terendah sejak 14 Januari. Tak ada perdagangan pada Senin di AS karena libur Hari Buruh.

Harga minyak telah menurun ke posisi stabil sejak akhir Juni karena pudarnya kekhawatiran atas gangguan pasokan dari Irak, Libya dan Rusia. Pasokan lanjutan dari daerah penghasil utama dan permintaan yang stabil telah meninggalkan pasar minyak global dengan stok yang cukup.

“Ada beberapa pembelian di ke akhir pekan panjang dan Anda melihat premium yang keluar,” kata Oliver Sloup, Direktur iitrader.com di Chicago.

Dia mengatakan penguatan dolar dan stok minyak AS yang begitu banyak minyak memiliki kemampuan untuk menghasilkan minyak lebih banyak.

Di sisi lain, pertumbuhan manufaktur Zona Euro melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Agustus. Sementara pertumbuhan di sektor pabrik China tergelincir ke bulan lalu tiga bulan, menambah kekhawatiran tentang permintaan minyak.

Analis mulai memantau harga minyak AS setelah penurunan tajam dari US$ 107 per barel pada bulan Juni. Beberapa melihat support kuat di USD 90 per barel dan sebelum itu antara USD 92 dan USD 92,50. (lp6/ram)