Harga Minyak Masih Turun

Harga Minya Masih Turun
foto:businessinsider.com

Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) juga turun USD 1,16 atau 3,06 persen ke USD 36,72 per barel. Analis mengatakan pergerakan harga emas sering mengikuti minyak karena investor melihat untuk lindung nilai taruhan mereka terhadap inflasi dengan memantau fluktuasi harga minyak.

Sementara data ekonomi AS yang dirilis Rabu (30/12/2015) menunjukkan, laporan penjualan rumah tertunda menurun 0,9 persen menjadi 106,9 pada November, menurut National Association of Realtors.

Tren penurunan masih membayangi harga emas secara jangka panjang merespons rencana Bank Sentral AS atau The Fed yang akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember, meski ada harapan untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga 2016.

Peningkatan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset yang menawarkan suku bunga tinggi. Sampai pertemuan FOMC Desember, belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Tak hanya emas, harga perak untuk pengiriman Maret turun US$ 8,6 sen atau 0,62 persen, menjadi US$ 13,842 per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April turun US$ 19,6 atau 2,20 persen menjadi US$ 872,60 per ounce. (lp6/wh)