Harga Jual Gabah dan Beras Petani Jatim Sidah Di Atas HPP

Harga Jual Gabah dan Beras Petani Jatim Sidah Di Atas HPP
sumber foto: bisnis

Harga gabah dan beras di sejumlah daerah di Jatim sudah di atas harga pembelian pemerintah (HPP) sejak panen raya padi, Maret lalu. Di Jatim, harga gabah dan beras di 16 kabupaten di antaranya di atas HPP, empat kabupaten harga berasnya sesuai HPP. Sisanya, 12 kabupaten harga beras sebesar Rp 7.500 per kg sampai Rp 8.260 per kg atau di atas HPP.

“Harga gabah beras petani di Jatim sangat bagus dan rata-rata sudah di atas HPP. Namun di berbagai daerah lain atau di provinsi lain masih di bawah HPP. Ini diketahui tim kami dari pemantau panen yang mencatat di Jatim harga di atas HPP dan ada delapan provinsi yang membeli gabah kering panen (GKP) petani di bawah HPP,” ujar Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kemtan, Hasil Sembiring, Kamis (21/5/2015).

Ia menuturkan, HPP sesuai Inpres No 5 tahun 2015 untuk GKP ditetapkan Rp 3.700 per kilogram (kg). Namun pembelian harga gabah di delapan provinsi masih di bawah ketentuan yakni berkisar Rp 2.600 per kg sampai Rp 3.500 per kg. Delapan Provinsi yang tercatat harga dan penyerapan gabah atau berasnya dibawah HPP adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan dan Banten.

Dari delapan provinsi tersebut, tercatat 55 kabupaten yang juga membeli harga gabah di bawah dari HPP. Kabupaten itu antara lain Sragen, Sukoharjo, Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang, Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus. Instruksi Presiden (Inpres) No 5 Tahun 2015 telah menetapkan kenaikan HPP gabah dan beras berkisar 10 persen. Sebagaimana diketahui, sesuai dengan Inpres No 5. HPP baru sebesar Rp 3.700 per kg untuk gabah kering panen, Rp 4.600 untuk gabah kering giling, dan Rp 7.300 per kg untuk beras.

Guna memperkuat Inpres Kemtan juga mengeluarkan Permentan Nomor 21/PP.200/4/2015 tentang Pedoman Harga Pembelian Gabah dan Beras di Luar Kualitas Pemerintah. Dalam Permentan tersebut pedoman HPP dibagi dalam dua jenis. Pertama, pedoman HPP gabah di luar kualitas pemerintah di penggilingan. Kedua yakni HPP beras di luar kualitas di Gudang Bulog dengan kualitas premium.

Untuk pedoman gabah beras di luar kualitas pemerintah di penggilingan dibagi menjadi tujuh jenis plus kriteria kadar air dan kadar hampa. Pertama yakni gabah kering giling (GKG) dengan kadar air maksimum 14% , kadar hampanya maksimum 3% dengan harga Rp 4.600 per kg. Kedua gabah kering simpan 1 (GKS-1) dengan kadar air maksimum 14 persen kadar hampa 4 persen sampai 6 persen seharga Rp 4.150 per kg.  Untuk GKS-2 dengan kadar air 14-18 persen, kadar hampa 7-10 persen  seharga Rp 4.000 per kg.

Sementara gabah diluar kualitas 1 (GLK-1) kadar air 14-18 persen dengan kadar hampa 11-15 persen seharga Rp 3.900 per kg. Untuk GLK-2 dengan kadar air 19-25 persen kadar hampa sebesar 11-15 persen maka harganya Rp 3.500 per kg. Sedangkan GLK-3 dengan kadar air 26-30 persen dan kadar hampa 11-15 persen dengan harga Rp 3.300 per kg.

Untuk gabah kering panen (GKP) dengan kriteria kadar air 19-25 persen, kadar hampanya 7-10 persen seharga Rp 3.750 per kg. Selain itu, HPP beras di luar kualitas di Gudang Bulog dengan kualitas premium (KP) I seharga Rp 7.700 per kg. KP II ditetapkan sebesar Rp 7.500 per kg, kualitas medium HPP sebesar Rp 7.300 per kg dan kualitas rendah seharga Rp 7.150 per kg. (kmf/wh)