Harga Garam Rakyat Terus Meningkat

https://www.enciety.co/harga-garam-rakyat-terus-meningkat/

Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang digulirkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan hasil menggembirakan. Keberhasilan bisa dilihat pada program BLM melalui Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar) di Madura yang digulirkan tahun 2011, menunjukkan peningkatan baik dari sisi produksi maupun harga.

Produksi garam Pugar di Madura mencapai 400.940 ton dengan luas lahan 4.482 ha, produktifitasnya mencapai 89,45 ton/ha. Sebelumnya hanya menghasilkan 40-60 ton/ha. Harga pun meningkat hingga Rp. 600,-/kg, yang  sebelumnya hanya berkisar Rp.150-200/kg.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, sampaikan itu ketika mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau PT. Garam di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (5/12/2013).

Pugar yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petambak telah menggembirakan petambak garam. Dengan membaiknya kualitas garam rakyat, Pemerintah telah menaikkan Harga Pokok Penjualan (HPP) menjadi Rp. 750,- untuk produk Kualitas Produksi 1 (KP1) dan Rp. 550,- untuk garam kualitas KP2. “Program Pugar di Madura yang digulirkan sejak tahun 2011 ini telah memberdayakan petambak sebanyak 4.760 orang yang tergabung dalam 491 Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR),” jelasnya.

Data terakhir produksi garam hingga 18 November 2013 mencapai 577.917 ton dari target yang telah ditetapkan sebesar 545.000 ton. “Walaupun terjadi penurunan, di pastikan tahun 2013 tidak ada impor mengingat masih tersedianya stok tahun 2012, dan produksi tahun 2013 masih dapat memenuhi kebutuhan garam konsumsi nasional,” tandasnya.(ant/bh)