Harga  Emas Naik Jelang Pertemuan FOMC

Harga Emas Naik Jelang Pertemuan FOMC

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik  pada perdagangan  Kamis (8/12/2016).  Ini karena para pedagang menyesuaikan posisi mereka menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik USD 7,4, atau 0,63 persen, menjadi menetap di  USD 1.177,50 per ounce.

Pasar telah fokus pada pertemuan FOMC Desember pekan mendatang dan pedagang sedang menunggu laporan klaim pengangguran mingguan pada Kamis, serta laporan sentimen konsumen pada Jumat (9/12/2016) untuk petunjuk lebih lanjut pemikiran bank sentral AS tentang waktu kenaikan suku bunga.

Probabilitas tersirat dari kenaikan suku bunga Fed pada pertemuan FOMC berikutnya tinggal relatif sama dibandingkan minggu lalu. Investor percaya Fed akan menaikkan suku 0,50-0,75 selama pertemuan Desember FOMC.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,50 menjadi setidaknya 0,75 adalah 95 persen pada pertemuan Desember dan 95 persen untuk pertemuan Februari.

Emas mendapat dukungan karena laporan lowongan pekerjaan dan laporan survei perputaran tenaga kerja yang dirilis pada Rabu oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan lowongan kerja menurun sebesar 1,7 persen menjadi 5,534 juta selama Oktober.

Para analis mencatat bahwa angka-angka ini termasuk perekrutan lebih lambat, tapi pembukaan lowongan kerja meningkat. Para analis yang sama percaya bahwa data ini menunjukkan para pengusaha tidak dapat menemukan kandidat karyawan yang cukup berkualitas. Logam mulia diberi dukungan lebih lanjut ketika indeks dolar AS yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,23 persen menjadi 100,24 pada pukul 18.00 GMT. (ant)

 

Harga  Emas Naik Jelang Pertemuan FOMC

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik  pada perdagangan  Kamis (8/12/2016).  Ini karena para pedagang menyesuaikan posisi mereka menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik USD 7,4, atau 0,63 persen, menjadi menetap di  USD 1.177,50 per ounce.

Pasar telah fokus pada pertemuan FOMC Desember pekan mendatang dan pedagang sedang menunggu laporan klaim pengangguran mingguan pada Kamis, serta laporan sentimen konsumen pada Jumat (9/12/2016) untuk petunjuk lebih lanjut pemikiran bank sentral AS tentang waktu kenaikan suku bunga.

Probabilitas tersirat dari kenaikan suku bunga Fed pada pertemuan FOMC berikutnya tinggal relatif sama dibandingkan minggu lalu. Investor percaya Fed akan menaikkan suku 0,50-0,75 selama pertemuan Desember FOMC.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,50 menjadi setidaknya 0,75 adalah 95 persen pada pertemuan Desember dan 95 persen untuk pertemuan Februari.

Emas mendapat dukungan karena laporan lowongan pekerjaan dan laporan survei perputaran tenaga kerja yang dirilis pada Rabu oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan lowongan kerja menurun sebesar 1,7 persen menjadi 5,534 juta selama Oktober.

Para analis mencatat bahwa angka-angka ini termasuk perekrutan lebih lambat, tapi pembukaan lowongan kerja meningkat. Para analis yang sama percaya bahwa data ini menunjukkan para pengusaha tidak dapat menemukan kandidat karyawan yang cukup berkualitas. Logam mulia diberi dukungan lebih lanjut ketika indeks dolar AS yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,23 persen menjadi 100,24 pada pukul 18.00 GMT. (ant)