Harga Emas Makin Tak Menentu

Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 per Gram
Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 per Gram

Harga emas melemah pada kisaran USD 1.182 per ounce seiring dengan penguatan indeks saham global. Ada kemungkinan peralihan portofolio dari emas ke saham yang terdorong oleh optimisme pasar terkait akan tercapainya kesepakatan bailout Yunani.

Head Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menyebutkan harga emas kini bergerak di kisaran USD 1.185 per ounce. Harga masih akan melemah selama bergerak di bawah kisaran resisten USD 1.191 per ounce. “Harga berpotensi menyentuh kembali level rendah kemarin USD 1.182 per ounce dan kemungkinan penerusan pelemahan ke kisaran USD 1.175 per ounce,” kata Ariston.

Sementara pergerakan ke atas resisten USD 1.191 berpotensi mendorong harga emas menguat ke area resisten berikutnya di kisaran USD 1.197 per ounce. “Market mover masih seputar komentar-komentar negosiasi bailout Yunani dan juga data pesanan barang tahan lama Amerika Serikat bulan Mei,” tuturnya.

Kesepakatan Yunani dan Uni Eropa yang sangat dekat untuk merestrukturisasi utang mempengaruhi gerak harga emas. Para pejabat Yunani dan Uni Eropa bertemu untuk menyelesaikan kesepakatan restukturisasi utang pada Senin pekan ini. Kedua belah pihak optimistis dapat mencapai kesepakatan pada pekan ini.

  • Namun, ada beberapa laporan yang mengatakan kalau pejabat Uni Eropa tidak percaya kesepakatan Yunani yang sudah dekat. Sementara itu, bank sentral Eropa harus meningkatkan mekanisme pinjaman darurat ke Yunani seiring kenaikan penarikan kas dari bank. Selain sentimen Yunani, indeks dolar Amerika Serikat (AS) lebih tinggi juga telah menekan harga emas dan minyak lebih rendah. (lp6)