Harga Dagaing Sapi Bakal Naik Akibat Beban Pajak 10 Persen

Harga Dagaing Sapi Bakal Naik Akibat Beban Pajak 10 Persen
foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Tahun ini, harga daging sapi di Jawa Timur diprediksi naik. Hal ini terkait pemberlakuan peraturan Menteri Keuangan Nomor 267 tentang regulasi hewan ternak yang salah satu isinya merupakan pembebanan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen terhadap sapi potong.

Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jawa Timur, Muthowif, mengatakan peraturan tersebut membuat harga daging sapi akan naik menjadi Rp130.000/kg dalam kurun waktu seminggu ke depan.

“Jika peraturan Menteri Keuangan (Kemenkeu) mengenai PPN itu diberlakukan, maka harga daging sapi akan naik secara drastis. Kalau sesuai PPN maka harga daging sapi di Jatim harganya kisaran Rp130.000/kg dari Rp105.000/kg. Ya kira-kira dalam satu minggu ini bisa naik kalau PPN berlaku. Karena untuk saat ini kan para pengusaha-pengusaha sapi masih ada stok dari yang kemarin-kemarin,” urainya, Jumat (22/1/2015).

Kata dia, peraturan dari Kemenkeu ini sangat kontraproduktif dengan keinginan Joko Widodo Presiden RI yang ingin harga daging sapi turun di kisaran Rp 100.000/kg saja.

“Hal ini sangat berseberangan dengan keinginan Presiden. Kalau Presiden ingin harga sapi terjangkau seharusnya peraturan tersebut harus dicabut,” ulas dia.

Dirinya mengatakan efek dari peraturan ini tidak menguntungkan penjual daging sapi maupun konsumen yaitu masyarakat.

“Di Jatim, angka Rp105.000/kg aja susah lakunya, apalagi jika harga tersebut mencapai Rp130.000/kg, saya sangsi ada yang mau beli,” tandas dia. (wh)