Harga BBM Akan Dikaji per Triwulan

Sudirman-Said
Ribut-ribut soal jadi tidaknya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat pemerintah menyiapkan kebijakan baru. Kenaikan harga BBM disebut masih akan dikaji lebih dalam oleh pemerintah. Hal ini guna menghindari lonjakan naik turun harga lainnya. “Kita enggak ingin tiap dua minggu, satu bulan lonjakan naik turun. Kita lihat trennya seperti apa,” ujar Menteri ESDM Sudirman Said di Jakarta.

Akan tetapi, ia mengaku tidak ragu-ragu mencari timing terbaik untuk kenaikan harga BBM tersebut. “Ada yang berpendapat tiga atau enam bulan. Ini bukan ragu-ragu tapi mencari pola terbaik saja,” jelas dia.

Di tempat yang sana, Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja mengaku harga bbm jenis Premium dan Solar masih tetap dan belum ada rencana perubahan. “Nanti dilihat 3 bulan, 4 bulan, 5 bulan, 6 bulan, itu rekomendasi komisi VII,” jelas dia.

Ia melanjutkan, hal ini dilakukan guna melihat kondisi sosial ekonomi yang dikhawatirkan terjadi inflasi yang signifikan jika harga BBM sering mengalami fluktuasi. “Pada saat BBM naik, ikut naik barang, tapi kalau turun enggak turun. Inflasinya jadi pertimbangan,” jelas dia. (oke)