Hamas Rayakan Kemenangan atas Israel

 

Hamas Rayakan Kemenangan atas Israel

Perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel untuk mengakhiri konflik selama tujuh pekan mulai berlaku pada Selasa (26/8/2014). Ribuan warga Palestina mengular di jalan-jalan mensyukuri penanda tanganan perjanjian gencatan senjata ini. Beberapa menit sebelum genjatan yang ditengahi Mesir itu, sebuah roket ditembakkan militan Palestina dan membunuh seorang warga Israel di pertanian kolektif atau kibbutz, dekat perbatasan Gaza, tutur seorang polisi.

Para pejabat Palestina dan Mesir mengatakan, kesepakatan tersebut harus diikuti dengan penghentian jatuhnya korban, pembukaan blokade perlintasan Gaza dengan Israel dan Mesir, serta perluasan zona pencarian ikan di Laut Tengah.

Seorang pejabat senior Hamas menyuarakan keinginannya meminta pasukan Palestina pimpinan Presiden Mahmoud Abbas yang didukung Barat untuk mengontrol titik perlintasan Gaza, tulis Ahram Online, Rabu (27/8/2014).

Israel dan Mesir sama-sama memandang Hamas sebagai ancaman keamanan dan mereka minta supaya segala jenis persenjataan tidak masuk ke wilayah Gaza yang berpenduduk 1,8 juta orang itu.

Perundingan damai tahap kedua akan dimulai sebulan ke depan, pihak Israel dan Palestina (Hamas) akan membahas pembangunan pelabuhan laut Gaza serta pembebasan tahanan Hamas dari penjara Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat (Sungai Yordan), ujar sejumlah pejabat.

Setelah gencatan senjata berlaku, Selasa kemarin, jalanan di Gaza macet. Klakson mobil berbunyi memekkan teling dan masjid-masjid mengumandangkan puji syukur kepada Allah.“Hari ini kami menyatakan kemenangan resistensi kami, hari ini kami mengumumkan kemenangan Gaza,” ujar juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.

Sementara Israel agak malas mengomentari gencatan senjata yang baru ditandatangani itu.Sebuah pernyataan yang dirilis juru bicara PM Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel menerima proposal gencatan senjata dan akan hadir dalam perundingan di Kairo mendatang mengenai masa depan Gaza, hanya jika “serangan teror sudah berakhir”. (inl/ram)