Hak Siar Liga Inggris Capai Rp 96,8 Triliun

liga inggris 2
Pihak Liga Primer Inggris mengumumkan kenaikan 70 persen harga nilai hak siar televisi untuk musim 2016-19 di wilayah Inggris. Sky Sport dan BT Sport akan membayar kontrak senilai 5,136 miliar pound sterling (Rp 96,8 triliun) untuk menayangkan partai-partai Liga Inggris.
Ini berarti terjadi peningkatan harga hak siar hingga 10 juta pounds per pertandingan di Liga Inggris. Sky memegang lima dari tujuh paket siaran dengan total 126 pertandingan termasuk slot baru di hari Jumat malam yang baru diperkenalkan, sementara BT mendapat dua paket yang terdiri dari 42 pertandingan.
Chief Executive Premier League, Richard Scudamore mengatakan klub Liga Inggris menyajikan kompetisi sepakbola yang kompetitif dan menarik bagi para penggemar di stadion maupun di depan televisi, sehingga mendorong minat ke tingkat yang lebih tinggi. “Musim lalu melihat rekor kehadiran dengan orang banyak atas rekor tertinggi sejak 1949-1950, serta peningkatan angka melihat seluruh pemegang hak siar kami di Inggris,” ujarnya.
“Baik Sky Sports dan BT Sport telah melakukan hal yang luar biasa dalam membawa pertandingan bagi para penggemar serta memberikan penghasilan klub Liga Inggris untuk diinvestasikan di tim, fasilitas, pembinaan pemain muda dan komunitas,” ungkapnya.
“Ini merupakan dukungan dari kami Barclays Premier League bahwa kemitraan siaran ini telah diperpanjang dan ditingkatkan hari ini. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang terus terjalin oleh Sky Sports dan BT Sport memiliki di Liga Primer dan klub kami, baik sebagai kompetisi olahraga dan organisasi untuk bekerja sama,” jelas dia.
Untuk itu, Sky akan membayar 4,176 miliar pound, sedangkan BT akan membayar 960 juta pound. Scudamore yakin dengan penjualan hak siar Liga Inggris tidak akan tergelincir oleh keluhan Virgin Media yang tengah berlangsung dengan regulator penyiaran Ofcom. “Meskipun kami memiliki hasil yang sukses untuk proses ini, sebagai lanjutan dari penghargaan highlights, masih ada investigasi Ofcom yang tengah berlangsung untuk disimpulkan. Kami tetap yakin akan hak siar Inggris Liga Premier yang dijual kompatibel dengan baik Inggris dan hukum persaingan Uni Eropa serta menjadi manfaat besar bagi seluruh sepakbola Inggris,” jelas dia. (bst)