Hadir di Pelatihan PE, Risma Bagi 4 Tips Bikin Produk yang Marketable

Hadir di Pelatihan PE, Risma Bagi 4 Tips Bikin Produk yang Marketable

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membagi tips membuat produk unggulan yang laku di pasaran dalam pelatiha Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mal, Minggu (31/9/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan Pahlawan Ekonomi (PE), Minggu (1/9/2017), berasa special. Ini setelah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyempatkan hadir di tengah peserta pelatihan. Risma sengaja datang di Kaza City Mall untuk melihat dari dekat perkembangan hasil dari Pahlawan Ekonomi, khususnya produk-produk yang dihasilkan.

Di hadapan ratusan peserta pelatihan Pahlawan Ekonomi, Risma mengingatkan semua pelaku usaha tidak cepat puas diri dan mau terus berinovasi.

“Terutama produk handicraft.  Saya sangat ingin agar lebih kreatif lagi dalam menciptakan produk. Saya hanya ingatkan kalau bidang usaha yang panjenengan tekuni saat ini adalah industri kreatif. Jadi, untuk dapat berkembang panjenengan sekalian harus terus berpikir dan mewujudkan ide-ide kreatif tersebut,” kata wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan ini.

Kata Risma, kualitas produk seperti rasa. Seperti pada produk kuliner dan jahitan, handicraft, harus dipertahankan. Namun untuk masalah inovasi menciptakan produk baru sesuai permintaan pasar, juga wajib diperhatikan.

“Masalahnya sekarang, mungkin panjenengan semua usahanya makin maju dengan produk-produk yang saat ini telah diciptakan. Namun ke depan, kita wajib memperhatikan keinginan pasar. Konsepnya gampang, untuk kualitas harus bertahan, akan tetapi jika berbicara model produk kita harus ikut perkembangan zaman,” tandas Risma.

Wali kota sarat prestasi dunia itu lalu mengatakan, pada awal digagas Pahlawan Ekonomi tahun 2010, gerakan pemberdayaan ekonomi keleuraga ini terus mengalami peningkatan signifikan.

Akan tetapi, imbuh Risma, perkembangan itu harus diimbangi dengan respons inisiatif dari para pelaku usaha. Menurut dia, perkembangan ini bukan malah menumpulkan ide kreatif dari para pelaku usaha.

Hadir di Pelatihan PE, Risma Bagi 4 Tips Bikin Produk yang Marketable
foto:arya wiraraja/enciety.co

“Seharusnya, perkembangan ini menjadi pemicu agar para pelaku usaha dapat bersaing menunjukkan ide-ide kreatif menciptakan sebuah produk. Bukan malah cepat puas dengan prestasi yang sudah diukir saat ini. Mungkin sekarang produk panjenengan semua laris, namun jika produk yang panjenengan tawarkan itu-itu saja, ke depan jangan salahkan saya jika usaha panjenengan tidak berkembang dan malah makin mundur,” kata Risma.

Dalam kesempatan itu, Risma memberikan empat tips yang wajib dipahami pelaku usaha. Yakni fungsi produk, komposisi warna, ragam model, dan detail produk.

Pada poin pertama, Risma mengingatkan kepada para pelaku usaha agar mampu menciptakan produk yang memiliki fungsi. Contohnya, membuat dompet multifungsi, baju yang bisa dimodifikasi, dan lain sebagainya.

Pada poin kedua, Risma menjelaskan agar para pelaku usaha dapat lebih berani bermain kombinasi warna. “Di zaman sekarang, tabrak warna itu adalah hal yang lumrah. Namun, perlu diingat, jika kita berani bermain dengan warna, kita juga wajib mempraktikkan poin ketiga dengan mengikuti model atau tren yang kini diminati oleh masyarakat,” jabarnya.

“Jadi kalau panjenengan lihat sinetron, jangan cuma dilihat saja, namun dilihat juga tren model baju atau aksesoris yang saat ini sedang hits,” timpal Risma, lantas disambut aplaus peserta pelatihan.

Pada poin terakhir, Risma mengingatkan para pelaku usaha bisa menciptakan produk yang memiliki detail. Menurut dia, dengan menciptakan produk dengan detail sempurna, secara tidak langsung dapat meningkatkan nilai produk tersebut.

“Contohnya tas yang saya beli dari Jepang ini. Jadi bukan hanya detail jahitannya saja yang sangat diperhatikan, namun cerita pembuatannya pun juga dicantumkan yang membuat produk ini menarik. Selain itu, dengan memperhatikan detail produk dapat menghasilkan produk edisi terbatas yang harganya berkali, jauh lebih mahal ketimbang produk biasa,” tegas dia. (wh)