Hadapi MEA, Ini Pesan Risma untuk Warga Surabaya

Hadapi MEA, Ini Pesan Risma untuk Warga Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi 2015, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Jumat (7/8/2015). arya wiraraja/enciety.co

Surabaya merupakan daerah yang subur dan memiliki berbagai macam potensi ekonomi yang berlimpah. Karena itu jangan sampai warag Surabaya bak ayam yang mati di dalam lumbung padi.

“Kita harus sadar banyak potensi dan peluang ekonomi yang belum kita gali di Kota Surabaya ini,” jelas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam sambutannya saat Road Show Pahlawan Ekonomi 2015 di Kecamatan Jambangan, Surabaya, Jumat (7/8/2015),

Risma juga berpesan, jika kita bercita-cita untuk menjadi orang yang sukses, maka kita harus terus berusaha, gigih, dan jangan pernah mengeluh.

“Jika saya mengutip apa yang di ada di dalam kitab suci Alquran, bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika mereka tidak pernah berusaha. Maka, kita diharuskan untuk terus berusaha untuk dapat sukses,” ungkap wali kota perempuan pertama Surabaya itu.

Untuk mencapai kemerdekaan finansial dan ekonomi, saran dia, masyarakat Surabaya dapat ikut dan aktif dalam program Pahlawan Ekonomi. “Dalam program ini banyak para penggiat usaha kecil menengah (UKM) yang telah sukses mengembangkan usahanya,” papar dia.

Risma mencontohkan penjual kue di daerah Pasar Kembang. Kata dia, jika perputaran uang di daerah tersebut hingga Rp 3-4 miliar. “Perputaran uang di Kota Surabaya mencapai Rp 80 miliar, sayang jika kita hanya jadi penonton,” jelasnya.

Melalui program Pahlawan Ekonomi, Risma ingin menyiapkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Surabaya agar dapat ikut berkompetisi di era ekonomi global yang sebentar lagi diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akhir 2015 mendatang.

“Dalam MEA, kita akan bertanding dengan pelaku ekonomi di seluruh ASEAN. Bukan hanya pelaku ekonomi makro, yang perlu diwaspadai adalah pelaku ekonomi mikro. Mereka juga akan masuk ke wilayah kita,” urainya.

“Minimal dengan ikut dalam Pahlawan Ekonomi kita telah siap dengan semua itu,” imbuh Risma.

Dalam keaempatan tersebut, Risma juga berpesan bahwa memulai usaha dan menjadi sukses di usia senja bukan bualan belaka. “Aktif menjadi pelaku UKM tidak terbatas waktu pengabdiannya. Berbeda dengan menjadi pegawai terbatas waktu, kira-kira umur 55 tahun kita sudah diwajibkan untuk pensiun,” pungkasnya.

Road Show Pahlawan Ekonomi 2015 didukung penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Bukalapak.com, Pegadaian, Bank Mega, Hipa ITS, Viva Cosmetik, MPM Honda dan berbagai macam pihak. Ini guna menumbuhkan para pelaku UKM Kota Surabaya yang kreatif dan progresif. (wh)