Google Sediakan Formulir Hak Untuk Menghapus Link Hasil Pencarian

 

Google Sediakan Formulir Hak Untuk Menghapus Link Hasil Pencarian

Google mengambil langkah pertama untuk melaksanakan putusan Uni Eropa yang mengatakan bahwa seseorang memiliki hak untuk dilupakan dengan meluncurkan formulir web untuk merampingkan pengiriman.

Putusan oleh Court of Justice Uni Eropa awal Mei ini mengatakan, Google dan mesin pencari lainnya yang berbasis di Eropa harus menghapus ‘tidak memadai, tidak relevan atau tidak lagi data yang relevan’ tentang seorang individu dari hasil pencarian ketika diminta untuk melakukannya.

Google secara terbuka mengatakan pihaknya kecewa dengan keputusan itu. Dalam hitungan jam dari keputusan pengadilan tersebut, pihaknya kebanjiran permintaan penghapusan, meskipun tidak ada cara formal mengirimkan permintaan tersebut.

Sebagai langkah pertama untuk mematuhi putusan itu, Google kini telah menciptakan formulir online. Form itu dapat digunakan bagi mereka yang ingin Google menghapus hasil pencarian link tentang diri mereka.

Google diyakini telah menerima ribuan pengiriman dalam dua setengah minggu sejak putusan itu dibuat. Itu berdasarkan sumber-sumber kepada Reuters yang enggan disebutkan namanya.

Formulir permintaan itu meminta individu untuk mengirimkan link tertentu yang ingin dihapus. Mereka akan diminta menguraikan alasan mengapa mereka ingin link tersebut dihapus.

Pada formulir Google menyatakan ‘akan menilai setiap permintaan individu dan berusaha untuk menyeimbangkan hak-hak privasi individu dengan hak publik untuk mengetahui dan mendistribusikan informasi’.

Keseimbangan ini dipandang miring beberapa pihak, termasuk pendiri Wikipedia, Jimmy Wales. “Ada pertanyaan yang penting, sulit, dan filosofis yang harus dijawab soal keseimbangan antara privasi dan kebebasan berbicara ini. Tapi saya pikir harus disoroti dari keputusan ini adalah bahwa keseimbangan ini semua tidak sesuai tempatnya,” ujarnya kepada IBTimes, Jumat (30/5/2014).

Google belum mengatakan kapan akan mulai menghapus link. Namun pihaknya akan mempertimbangkan link terdaftar yang berisi informasi usang tentang seseorang. Serta apakah ada ‘kepentingan publik dalam informasi’,  misalnya informasi tentang penipuan keuangan, malpraktik profesional, kriminal, atau perilaku publik pejabat pemerintah.

Mereka yang ingin membuat pengajuan harus menyerahkan salinan digital dari identifikasi resmi seperti SIM atau paspor serta pilih negara tempat mereka tinggal.

Google menangani 90 persen dari semua permintaan pencarian di Eropa. Mesin pencarian terpopuler itu telah menciptakan sebuah komite khusus terdiri dari eksekutif senior dan ahli independen, termasuk Wales, yang akan mencoba dan menyusun pendekatan jangka panjang lebih untuk menangani permintaan tersebut.

Pun Ketua Eksekutif Eric Schmidt dan kepala bagian hukum, David Drummond, akan mendampingi komite tersebut.(wh)