Google Indonesia Ciptakan King Kong untuk UKM

 

Google Indonesia Ciptakan King Kong untuk UKM

Google Indonesia bakal menciptakan King Kong (pengusaha) baru melalui dunia maya. Hal ini diperutukkan untuk usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia yang kini makin membesardengan ribuan produk dari berbagai jenis kebutuhan.

Google Indonesia melihat potensi yang dimiliki pengusaha kecil menengah rata-rata kesulitan pemasaran. Padahal saat ini, virtual market sudah menjadi trend untuk tidak hanya sekedar mengenalkan produk, tetapi juga proses pembuatan, lokasi, dan video hingga akses lokasi.

”Kita adalah penyedia platform atau lebih tepatnya The King, tetapi kita ingin menciptakan King Kong-King Kong UKM dari Indonesia,” kata Shinto Nugroho Head Public Policy and Goverment Relations Google Indonesia,  Minggu (27/4/2014)

Perusahaan mesin pencari di internet ini mengupayakan UKM bisa tumbuh lebih strategis. Ini didasari tingginya pengguna internet di Indonesia dalam hal apapun.

Data pada tahun 2012, pengguna internet di Indonesia mencapai 74 juta, atau sepertiga dari penduduk nusantara. Kondisi ini ditunjang dengan membanjirnya produk smartphone dengan berbagai konten.

“Hal yang kita lakukan nantinya memandu, bagaimana menciptakan konten agar dalam mesin pencarian muncul diurutan pertama. Karena untuk menampilkan di web itu gampang, tetapi menjadi yang teratas di mesin pencarian yang tidak gampang,” urainya.

Ada beberapa tahapan-tahapan yang dilakukan pengusaha kecil menengah agar web-nya selalu tampil di halaman terdepan mesin Google. Shinto tidak menjelaskan secara detail, karena masing-masing bentuk usaha memiliki ciri dan karakter yang tidak sama. ”Nanti mereka bisa berdiskusi dengan perusahaan platforrm,” lanjutnya.

Didorongnya King Kong baru ini tidak lepas dari perilaku masyarakat saat ini. Kecenderungan masyarakat saat ini memilih mengakses internet untuk mencari apapun, yang berkaitan dengan produk UKM.

”Paling efektif saat ini melalui media online. Bisa saja melalui Twitter,

Facebook, dan bentuk social media lainnya,” tutupnya. Fokus Google Indonesia adalah menampilkan heat dari tiap-tiap UKM berbasis internet.

Di Jatim, UKM di Jatim sendiri mencapai 790 ribu dengan nilai transaksi Rp 346,02 triliun.(wh)