Golkar dan PDIP Tak Akan Koalisi

Golkar dan PDIP Tak Akan Koalisi

Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan saling tutup pintu untuk berkoalisi di Pemilu Presiden 2014. Calon presiden (capres) kedua partai saling berambisi untuk tetap maju sebagai capres di bursa pilpres Juli mendatang.

Capres Golkar Aburizal Bakrie atau Ical, dalam pertemuan dengan capres PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi), sepakat untuk tetap bersaing menuju kursi RI 1.

“Satu hal yang penting (dalam pembicaraan keduanya), bahwa kami (Golkar dan PDI Perjuangan) bersepakat untuk mencalonkan presiden masing-masing,” kata Ical di Gedung DPP Golkar, Jakarta, Sabtu (12/4/2014).

Ical mengatakan koalisi capres dan cawapres kedua partai adalah tidak mungkin. Sebab, kedua partai sudah memutus pencapresan masing-masing. Golkar, dikatakan Ical, sudah punya capresnya sendiri. Begitu juga PDI Perjuangan yang sudah mencapreskan Gubernur DKI Jakarta itu.

Pernyataan senada juga disampaikan Jokowi. Menurutnya, pertemuan  tak ada deal khusus dalam pertemuan dengan Ical. Keduanya sepakat untuk menyuseskan Pemilu dan membangun kebersamaan yang positif di parlamen mendatang.

Hasil quick count, kedua partai ini mememang menampati posisi  satu dua. PDI Perjuangan memimpin  dengan 19 persen disusul Golkar dengan raihan 14 persen.

Jauh sebelum ini, kedua partai juga sudah mendeklarasikan jag masing-masing untuk maju ke pemilihan presiden, Juli mendatang.  Kini, kedua partai saling berebut suara dari partai tengah untuk menggenapi batasan,  yakni 25 persen untuk bisa bertarung dalam Pilpres nanti. (ram)