Gol Telat Buyarkan Ambisi Persebaya

PSIS Semarang vs Persebaya Gol Telat Buyarkan Ambisi Persebaya

PSIS Semarang vs Persebaya Gol Telat Buyarkan Ambisi Persebaya

Ambisi Persebaya membawa pulang poin dari  Semarang, berantakan. Gol telat yang dilesakkan pemain PSIS Semarang, M Yunus di menit ke-87 membuat Persebaya pulang  dengan tangan hampa.  Duel klasik dua tim eks perserikatan ini tersaji di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (12/3/2017).

Pelatih Persebaya Iwan Setiawan memenuhi janjinya untuk menurunkan sejumlah pemain lapis dua di pertandingan ini. Kiper Miswar Saputra, M. Irvan Febrianto, Rahmad Juliandri, Abu Rizal Maulana dan Siswanto dimainkan sebagai starter.

Bek Rachmat ‘Rian’ Irianto yang dipanggil khusus dari Surabaya, juga masuk sejak menit pertama. Bahkan putra sulung Bejo Sugiyantoro itu ditunjuk sebagai kapten tim.

Sedangkan pemain inti macam kiper Dimas Galih Pratama, Rendi Irwan Saputra, Abdul Aziz, Andri Muliadi dan Oktafianus Fernando hanya duduk di bangku cadangan. Sementara striker utama Rachmat Afandi menyaksikan timnya dari bangku penonton.

Menyimpan hampir 60 persen kekuatannya berpengaruh besar ke performa Persebaya. PSIS sangat dominan pada paruh pertama. Tim berjuluk Mahesa Jenar membuat para pemain Persebaya lebih banyak menunggu di wilayahnya sendiri.

Kondisi tak jauh berbeda di paruh kedua. Tim asuhan Iwan Setiawan hanya mengandalkan serangan balik. Persebaya hampir saja membawa satu poin dari Semarang andai M. Yusuf tak menjebol gawang Miswar pada menit ke-87.

Menerima bola dari hasil free kick rekannya, sundulan Yunus gagal ditepis kiper Miswar. PSIS unggul 1-0 hingga bubar pertandingan. Setelah bertemu di Stadion Jatidiri, Persebaya dan PSIS akan bentrok di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Minggu (19/3) mendatang.

Usai laga, pelatih Persebaya Iwan Setiawan salut dengan perjuangan para pemain lapis kedua.  Permainan Rachmat Irianto  dkk mampu memuaskan pelatih kelahiran Medan itu. “Seperti yang dari awal kami sepakati, kami memang mencoba pemain lapis kedua. Karena kami tahu pertandingan hari ini penuh tekanan, baik dari teknis maupun non teknis, yakni penonton dan lain-lain. Kapan lagi kami coba pemain lapis kedua dalam pertandingan seperti ini,” jelas Iwan.

Mantan pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) itu sangat puas melihat penampilan young gus Persebaya sore ini. Iwan menganggap mereka telah tampil bagus dan sesuai dengan harapan tim pelatih serta manajemen.

“Sebelum pertandingan saya katakan ke mereka, apakah kalian pantas bergabung dengan Persebaya? Hasil pertandingan hari ini memberi keyakinan kami bahwa ternyata para pemain mampu menunjukkan kualitasnya,” ucap Iwan. (ram)