Giliran Aldi, Kembar Siam Ponorogo Meninggal

Giliran Aldi, Kembar Siam Ponorogo Meninggal
TIDAK BISA DISELAMATKAN: Kembar siam asal Ponorogo saat dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya. avit hidayat/enciety.co

Setelah Aldo dinyatakan meninggal lantaran gagal jantung pada pekan lalu, kembar siam dempet dada dan perut asal Ponorogo, Aldi Wahyu Pratama menghembuskan nafas terakhir setelah gagal multifungsi organ pada Senin (25/8/2014) pagi.

Kepada wartawan, Ketua Tim Pusat Penanganan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr. Agus Harianto menjelaskan kepergian Aldi dikarenakan kelainan kompleks yang dialaminya selama ini. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya Aldi tadi pukul 07.03 WIB,” jelasnya.

Agus menjelaskan, Aldi mengalami kelainan kompleks di antaranya kelainan jantung, liver, hati, dan luka bekas operasi yang masih terbuka. “Pada saat meninggal Aldi masih dalam kondisi kritis dan dirawat di NICU Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD Dr Soetomo Surabaya,” bebernya.

Agus juga menjelaskan, enam hari pasca operasi pemisahan kondisi Aldi naik turun dan cenderung melemah. Selain itu kondisi jantungnya semakin kritis.

Tim dokter juga sudah memberikan nutrisi dan asupan karena Aldi belum bisa minum. “Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Aldi. Namun Tuhan berkehendak lain,” ujarnya.

Diterangkan Agus, sejak datang ke rumah sakit, dua bulan yang lalu, kondisi Aldi lemah. Karena kondisi semakin darurat, tim PPKST memutuskan untuk segera melakukan operasi pemisahan Cito. “Ditambah lagi luka bekas operasi sangat luas menambah beban kesehatan semakin berat,” tambahnya.

Hal itu mengakibatkan Aldi berangsur-angsur tidak stabil. Kondisinya semakin menurun meski tim PPKST terus memantau dan memberi suplai obat-obatan untuk memulihkan keadaanya. Hingga pada Senin pagi nyawa Aldi sudah tidak bisa diselamatkan lagi.

Jenazah kembar siam buah hati pasangan Sukoto dan Puji Astuti tersebut kemudian di bawa pulang ke Ponorogo, Dusun Srikatom, Desa Banjar Redji, Kecamatan Pudak.

Dari keterangan keluarga, Aldi akan dikebumikan disamping makam saudara kembarnya, Aldo yang sudah lebih dulu meninggal pada Kamis (21/8/2014) lalu.

Sukoto dan Puji Astuti, orang tua kembar siam,  terlihat semakin terpukul setelah kepergian Aldo dan disusul Aldi pada hari ini. Pihaknya pun enggan melakukan wawancara dengan wartawan. Sementara itu Puji Astuti tidak henti-hentinya menangis di pelukan suaminya. (wh)