GIIAS Surabaya 2019 Gelar Student Day

GIIAS Surabaya 2019 Gelar Student Day

GIIAS Surabaya 2019 tidak hanya bisa dinikmati pengunjung dan pegiat otomotif saja, tapi juga para pelajar. Salah satu program GIIAS Surabaya adalah Student Day. Di mana seluruh pelajar SMK, SMA dan perguruan tinggi diajak mengunjungi pameran GIIAS untuk mengenal berbagai perkembangan industri otomotif. 

GIIAS Student day adalah Program edukasi yang diberikan kepada peserta student day dari beberapa sekolah di Surabaya. GIIAS Student Day ini diharapkan seluruh murid atau mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan tentang dunia otomotif.  Acara ini dilaksanakan pada tanggal 2 dan 4 April dengan mengundang sma dan smk jurusan Teknik yang ada di Surabaya.

Lebih 200 siswa dari 5 SMK dan 2 perguruan tinggi hadir mengunjungi GIIAS Surabaya melihat berbagai produk terbaru dari seluruh brand di pameran ini. Beberapa kesan positif disampaikan beberapa pelajat yang berkesempatan berkunjung ke acara ini. Salah satunya Anugerah Dimas,  pelajar SMK Khusus Angkatan Laut 1 jurusan otomotif,  “Acara GIIAS Surabaya keren banget. Dari semalam sudah melihat macam macam mobil modifikasi, dan senang sekali bisa hadir ke acara ini, karena sealiran juga dengan jurusan saya yaitu otomotif,” katanya.

Hal senada dirasakan Dian dari Universitas Surabaya. “Senang sekali bisa masuk ke acara ini dan difasilitasi penyelenggara. Saya sebagai penggemar otomotif bisa lihat mobil–mobil terbaru dari beberapa merek ternama,” akunya. 

Kesanpositif yang dirasakan pelajar diharapkan dapat menjadi bekal untuk edukasi otomotif untuk ke depannya. Penyelenggara GIIAS Surabaya 2019 sendiri berharap acara pameran ini tidak hanya membahas mengenai transaksi, tapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dunia otomotif dan teknologi terbaru. 

Dampak positif dari program ini juga dirasakan Ali, Kepala Jurusan SMK KAL 1 Surabaya “Sangat bagus. Hal semacam ini juga bisa sebagai metode pembelajaran yang baik. Karena di GIIAS adalah pameran otomotif di mana terdapat teknologi terbaru dan berbagai alat- alat yang bisa mengembangkan pendidikan.” ujarnya. (wh)