Gerrard Pensiun dari Timnas Inggris

 

Gerrard Pensiun dari Timnas Inggris

Steven Gerrard mengumumkan pengunduran dirinya dari Timnas Inggris, demikian pernyataan Football Association (FA), otoritas sepak bola Inggris, pada Senin malam WIB (21/7/2014).

Gerrard, yang memiliki 114 caps untuk skuat Three Lions dengan debut saat Inggris menang 2-0 atas Ukraina pada 2000 di Stadion Wembley, Inggris, mundur dari pentas internasional dalam keadaan Inggris terpuruk akibat tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014 dengan dua kekalahan dan sekali imbang.

Yang lebih mengecewakan, Gerrard, kapten Inggris di Piala Dunia 2014, menjadi penyebab kekalahan Inggris dari Uruguay 1-2 ketika pertandingan tinggal menyisakan 5 menit lagi, sundulan kepalanya jatuh ke striker lawan Luis Suarez yang akhirnya memastikan kemenangan 2-1 untuk tim Amerika Selatan itu.

“Saya menikmati setiap menit (bermain) mewakili negara saya dan ini hari yang menyedihkan bagi saya dengan kesadaran bahwa saya tidak akan mengenakan kaus Inggris lagi,” kata pemain 34 tahun itu sebagaimana tertera dalam situs resmi FA (www.thefa.com).

Gerrard mengatakan dirinya pensiun dari sepak bola internasional sebagai bagian untuk memastikan dirinya tetap dapat bermain di level tinggi bersama Liverpool.

“Saya ingin berterima kasih kepada keluarga dan teman-teman saya untuk semua dukungan mereka sepanjang perjalanan saya (bersama timnas) Inggris,” tambah Gerrard.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah menjadi bagian dari karier internasional saya, dari para pelatih Inggris yang saya pernah bermain di bawah asuhannya, staf di FA dan, tentu saja, semua pemain yang saya beruntung pernah bermain bersama mereka.”

“Pada khususnya, para penggemar yang begitu mengagumkan, seperti saat di Brazil ketika mereka mendukung tim meski terdapat hasil-hasil yang mengecewakan.”

“Saya secara khusus ingin berterima kasih kepada Roy (Hodgson), pertama-tama untuk menjadikan saya kapten permanen ketika ia mengambil alih pekerjaan itu, membuat saya menjadi pria paling berbangga hati di seluruh negeri dan mengizinkan saya memenuhi impian masa kecil saya.”

“Dia sangat pengertian selama beberapa pekan terakhir dan merupakan sosok yang akan selalu saya junjung tinggi.”

“Ini keputusan yang sangat sulit, salah satu yang terberat yang harus saya ambil dalam karier saya. Saya telah menderita karena hal ini sejak kembali dari Brazil dan telah berbicara dengan keluarga, teman-teman, dan orang-orang dekat pada permainan ini sebelum sampai ke titik ini.”

“Yang terpenting, Brendan (Rodgers, pelatih Liverpool) begitu fantastis dan tentu saja saya harus melihat diri saya sendiri sebisanya untuk memastikan saya dapat memberikan segalanya ketika saya kembali ke lapangan.”

“Untuk memastikan saya tetap dapat bermain di level yang tinggi dan memberikan segalanya untuk Liverpool Football Club, saya percaya bahwa ini keputusan yang tepat, dan memiliki Liga Champions yang kembali ke Anfield merupakan faktor besar lainnya dalam keputusan saya. (bns/ram)