Gerakan Kartini Pelopor Keselamatan di Surabaya

 

Gerakan Kartini Pelopor Keselamatan di Surabaya

Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya menyampaikan gerakan Kartini Pelopor Keselamatan (KPK) di Jalan Raya Darmo, Senin (21/4/2013).

Kasatlantas Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Raydian Kokrosono mengatakan tujuan dari gerakan KPK ini sebagai upaya meminimalisir angka kecelakaan yang melibatkan kaum perempuan dan anak.

Dia lalu menegaskan, pada tahun 2012 tercatat ada 134 wanita yang menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas. Jumlah ini sendiri mengalami kenaikan pada 2013 yang mencapai 147 perempuan.

“Untuk April tahun ini sudah ada 24 perempuan yang menjadi tersangka kasus laka lantas ini,” kata dia.

Polantas sendiri berencana meningkatkan penyadaran secara intensif dan berkelanjutan agar tersangka maupun korban wanita dan anak dapat ditekan seminimal mungkin.

“Ini demi keselamatan bersama. Termasuk dengan gerakan KPK ini,” tandas perwira asli Pulau Dewata ini.

Gerakan Kartini Pelopor Keselamatan ini mendapat respons positif dari pengguna jalan di Kota Pahlawan. Setidaknya, banyak pengguna jalan yang ikut mematuhi peraturan lalu lintas. Di antaranya kendaraan roda dua yang berjalan mengukti di lajur kiri. Juga kewajiban kendaraan roda dua menyalakan lampu sein.(wh)