Gelar “Sahabat Pers” untuk Presiden SBY

Gelar “Sahabat Pers” untuk Presiden SBY

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjanji akan menjadi sahabat seumur hidup bagi dunia pers dan media massa nasional.

Hal itu diutarakan SBY usai menerima Penghargaan Istimewa Sahabat Pers dari insan pers pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke 68 di Benteng Marlborough, Kota Bengkulu, Minggu (7/2/2014).

“Terima kasih atas penghargaan tadi, yaitu sebagai Sahabat Pers. Insya Allah saya akan terus jadi sahabat pers sampai kapan pun juga,” ujarnya.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono mengatakan penghargaan itu merupakan “hadiah” dari insan pers kepada Presiden karena akan segera pensiun itu atas sikap SBY terhadap pers dan media massa.

Menurut dia, perhatian SBY yang tergolong besar juga kepeduliannya yang tinggi terhadap dunia pers menjadi alasan pemberian hadiah penghargaan tersebut. Selain itu, ujarnya, para insan pers juga menilai komunikasi dan sikap SBY terhadap dunia pers nasional selama ini tergolong baik.

“Kami sebenarnya bermaksud memberikan kado, tetapi tidak dapat memutuskan apa. Tidak mungkin memberikan perusahaan pers. Kalau uang atau barang takut gratifikasi. Karena itu, maka masyarakat pers telah bersepakat memberikan penghargaan istimewa sebagai Sahabat Pers kepada Presiden SBY,” katanya.

Dia beralasan sahabat merupakan gelar istimewa karena kedudukannya yang lebih tinggi dibandingkan teman. Bahkan, lanjutnya, dalam beberapa situasi, kedudukan sahabat juga bisa lebih tinggi dari pada saudara.

“Bahwa teman banyak pada saat kita di meja makan, juga banyak pada waktu kita berpesta, tetapi sulit ketika kita sengsara. Tapi sahabat akan sampai akhir hayat,” katanya. (bis/bh)