Gelar Mini Workshop Game Developer

Gelar Mini Workshop Game Developer
Mini Workshop Game Developer di Spazio Surabaya, Sabtu (13/6/2015). arya wiraraja/enciety.co

Start Surabaya menggelar Mini Workshop Game Developer di Spazio Surabaya, Sabtu (13/6/2015).  Workshop ini adalah lanjutan dari pelatihan-pelatihan sebelumnya, yakni pada bulan Februari, April dan Mei.

Workshop ini berupaya mengubah pemikiran anak-anak muda Surabaya khususnya bagi para pecinta game. Mereka diajarkan membuat game online maupun game yang biasa dijumpai di smartphone dan android.

Game berubah bentuk menjadi komoditas atau produk yang memiliki nilai jual dan pasar. Banyak game maker yang mendapatkan untung hingga jutaan rupiah dari hasil karyanya,” ungkap Guntur Sarwohadi, co-founder dan CEO Magphi Games saat menjadi instruktur Mini Workshop Game Developer, kepada enciety.co.

Kata dia, di negara maju seperti Jepang, China, dan Korea, industri game sangat berkembang pesat. Kebanyakan, konten game menjadi sarana mengiklankan produk mereka.

“Contohnya seperti yang dilakukan facebook dan line, mereka menggunakan game untuk menarik orang agar menggunakan produk mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pencinta game di Indonesia hanya menjadi konsumen dan belum menjadi produsen. “Pencinta game di Indonesia harusnya bisa menjadi produsen dan bersaing dengan Negara maju lainnya,” ungkap Guntur.

Dirinya mengatakan, menjadi seorang game maker adalah profesi baru yang sangat menjanjikan. Untuk dapat menjadi game maker yang handal mereka dituntut untuk berimajinasi kreatif.

“Membuat game sebenarnya hampir sama dengan bercerita, kita dituntut untuk bisa membuat orang penasaran mengikuti alur cerita kita,” ungkapnya.

Puluhan peserta pelatihan yang kebanyakan pelajar SMP dan SMA ini akan disaring dan mendapat pendampingan secara khusus untuk menjadi seorang game maker yang professional.

“Kami telah memantau beberapa peserta yang aktif dan terus hadir,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga berkomitmen akan memfasilitasi dan memasarkan hasil karya kreatif peserta yang dianggap menarik dan memenuhi standar.

“Kami akan membantu memasarkan hasil karya peserta lewat komunitas– komunitas pecinta game yang ada di seluruh Indonesia,” jabarnya. (wh)