Gelar Lomba Memasak Nasi Goreng Nusantara

Gelar Lomba Memasak Nasi Goreng Nusantara

Lomba Pahlawan Ekonomi Nasi Goreng Launching PMS Selasa (31/5/2016).

Pelaksanaan launching Pejuang Muda Surabaya diramaikan oleh lomba bagi-pelaku usaha kecil mikro (UKM) yang tergabung dalam Pahlawan Ekonomi. Kali ini, ratusan pelaku UKM cluster Culinary Business ditantang membuat nasi goreng bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-723.

Herman Basuki, salah satu pendiri Surabaya Hotel School (SHS) yang juga menjadi coach Culinary Business, mengatakan pihaknya ingin mengetahui kemampuan pelaku UKM Pahlawan Ekonomi.

“Lomba memasak nasi goreng kali ini diikuti 26 orang yang bisa berkreasi di dalam masakan khas Indonesia ini,” kata Herman Basuki di Kaza City Surabaya, Selasa (31/5/2016).

Ia menjabarkan, para peserta dituntut untuk memasak nasi goreng dengan bumbu yang dibawa sendiri dari rumah mereka dan bukan yang sudah diracik.

“Bumbu yang sudah tercampur tidak diperkenankan dalam lomba kali ini karena kami ingin mengetahui apakah ibu-ibu sudah menguasai belum dasar membuat nasi goreng yang enak,” ujarnya.

Dalam perlombaan kali ini, pelaku UKM Pahlawan Ekonomi juga diwajibkan mencamtumkan bumbu-bumbu apa saja yang dipakai untuk membuat nasi goreng. Waktu untuk membuat nasi goreng juga dibatasi hanya 30 menit saja. Usai hasilnya jadi, resep tersebut harus diletakkan di samping produk buatan mereka.

“Penilaian dilakukan dari bumbu yang digunakan, pembuatan nasi goreng dan penataan. Dan setiap peserta harus bisa membuat nasi goreng yang bila dijual maksimal mencapai Rp 15 ribu,” tandasnya. (wh)