Gelar Kurasi Produk K-UKM Jatim

Gelar Kurasi Produk K-UKM Jatim

Kegiatan kurasi di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Jatim. foto: ist

Kegiatan kurasi produk K-UKM Jawa Timur digelar, Rabu (11/5/2022). Kurasi produk UKM ini diperlukan dalam rangka mendapatkan produk yang berkualitas dan terstandardisasi sehingga dapat diterima pasar.

“Produk yang dijual mempunyai keunggulan dari segi rasa, kualitas maupun packaging. Kita tahu bahwa packaging merupakan persoalan yang harus ditingkatkan. Alhamdulillah ini rata-rata sudah mempunyai kemasan yang baik,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Andromeda Qomariah.

Program kurasi ini, lanjut Andromeda, diharapkan dapat memberikan feedback kepada Peserta Kurasi. Apalagi ini sebagai respons program pemerintah untuk menumbuhkan UKM agar menjadi UKM tangguh dan mandiri.

“Selain itu, hal ini juga diharapkan bisa mendorong terjadinya percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi,” kata Andromeda.

Kepala Diskop-UKM Jatim menjelaskan, Presiden  Joko Widodo memberi arahan agar kegiatan belanja pemerintah memanfaatkan produk UKM dan produk dalam negeri (makanan, minuman, alat kesehatan, dan souvenir).

Hal tersebut diharapkan dapat mendorong UMKM untuk terus berbenah. Pasalnya, yang bisa masuk dalam pembelanjaan pemerintah adalah yang sudah dikurasi, memiliki profil yang jelas, dan ada dalam katalog.

“Dalam upaya meningkatkan kualitas produk sesuai standar ekspor tidaklah mudah. Produk makanan dan minuman dituntut untuk memiliki standar nutrisi dan kebersihan seperti sertifikat HACP (Hazard Analysis Critical Control Point),” terang Kadis Andromeda.

Ia pun menggarisbawahi bahwa kolaborasi, sinergi, dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk mendorong produk K-UKM Go Global.

Di tempat terpisah, Tenaga Ahli Pemasaran Diskop-UKM Jatim, Helmy Syarif- menyampaikan bahwa pendaftaran kurasi melalui Instagram Diskop-UKM Jatim, whatsapp grup, dan media sosial lainnya telah menerima pendaftar sebanyak 379 UKM Jatim.

“Selanjutnya yang diundang untuk mengikuti kurasi sebanyak 92 UKM, terdiri dari produsen makanan, minuman, kulit, craft, fashion, homedecor, bordir/sulam dan kriya/aksesoris. Kegiatan Kurasi Produk dilaksanakan tanggal 11-12 Mei 2022 yang terbagi dalam 4 sesi pertemuan,” pungkas Helmy. (wh)