Gelar Festival Ekonomi Kreatif Surabaya Go Green 2022

Gelar Festival Ekonomi Kreatif Surabaya Go Green 2022

Afghani Wardana mengunjungi stan peserta pameran UMKM. foto: ist

Dalam rangka memperingati HUT kota Surabaya ke-729, Komisi Nasional (Komnas) Pendidikan Jawa Timur menggelar Festival Ekonomi Kreatif Surabaya Go Green 2022 di Grand City Mall Surabaya, Rabu (18/5/2022).

Ketua Komnas Pendidikan Jawa Timur, Kunjung Wahyudi menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk mengangkat kembali potensi daerah di kota Surabaya khususnya bidang kebudayaan, ekonomi kreatif dan pendidikan.

Juga memberikan pelatihan digital marketing, digital literasi keuangan dan lain-lain bagi pelaku UMKM, para guru, serta para siswa SMA/SMK/MA di Kota Surabaya, termasuk membantu pengurusan izin usaha.

“Kami mensinergikan dan mengkolaborasikan bidang Kebudayaan serta ekonomi kreatif dengan pendidikan agar siswa-siswa khususnya SMA/SMK/MA bisa menjadi para Wirausaha mandiri pasca pandemi covid 19, dan menjelang pelaksanaan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) tahun 2030, serta mempersiapkan Indonesia Emas di tahun 2045,” kata Kunjung.

Kunjung memaparkan, beberapa peserta Festival Ekonomi Kreatif Surabaya Go Green 2022 antara lain : Omah Kembang, Revo Greenhouse, Pesona Sidoarjo, Goodlook Plant, Fakultas Pertanian UWKS, Wyns Orchid, Tanaman Ryen, Ghozali Orchid, Dito Greenhouse, Godongijo, Happy Fruits Garden, Munir Kaktus, UMKM Bersatu, IPEMI, Ade Collection, Yohan, Deitudees, Kisty Ecoprint, King Kacamata, Semanggi, LPNU, Ledeviar, Nova Batik, GERBAPI, Es Puter Intisari, Lestari Jaya, Es Teler Sultan dan Snack Ndeso.

“Semoga inisiasi dari Komnas Pendidikan Jawa Timur membentuk UMKM Bersatu mendapat dukungan dari pihak yang memiliki kepedulian dan keprihatinan yang sama,” ujar Kunjung.

Afghani Wardana, Staf Ahli Pemkot Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, mengapresiasi inisiasi Komnas Pendidikan Jawa Timur untuk membentuk UMKM Bersatu dengan menggelar Festival Ekonomi Kreatif Surabaya Go Green 2022.

“Dengan momentum tersebut, khususnya anak-anak muda kota Surabaya, dunia usaha bisa kembali bangkit, tumbuh, dan menggerakkan roda perekonomian melalui festival UMKM seperti ini”, papar Afghani.

Afghani menegaskan, Pemkot Surabaya berharap kegiatan seperti ini untuk terus dilaksanakan, dimana menurut Ketua Komnas Pendidikan Jawa Timur akan berlanjut ke 32 kota dan kabupaten di seluruh Jawa Timur.

“Kegiatan seperti ini jelas mempunyai dampak positif kepada masyarakat, dimana ketika ada yang mengkoordinir, UMKM lebih terarah, lebih jelas output yang ingin dicapai, sehingga para peserta dapat lebih merasakan manfaat utamanya bagaimana mempromosikan atau memperkenalkan produk-produknya kepada masyarakat”, tutup Afghani. (wh)