Gaza Terus Memanas, Israel Tutup Penyeberangan Erez

Gaza Terus Memanas, Israel Tutup Penyeberangan Erez
foto:reuters

Jalur Gaza terus memanas. Pertempuran sengit kembali terjadi. Israel pun menuding milisi Palestina melesakkan roket dari Gaza, sehingga mencederai sebanyak 4 orang.

“Milisi Palestina menembakkan peluru kendali ke penyeberangan Erez dari peluncur roket di Gaza utara. Paling tidak 50 peluru kendali dilesakkan ke wilayah Israel sejak Sabtu malam (23 Agustus),” demikian pernyataan pihak Militer Israel (IDF), seperti dilansir BBC News, Senin (25/8/2014) dini hari.

Buntut dari serangan roket tersebut, pihak Militer Israel menutup penyeberangan Erez. Padahal, penyeberangan tersebut kerap digunakan pekerja kemanusiaan, jurnalis, dan warga Palestina yang memiliki izin dari Israel untuk masuk atau keluar Gaza.

Sementara, pejabat kesehatan setempat mengungkapkan satu serangan udara Israel di Gaza utara menewaskan seorang ibu dan 3 anak.

BBC mencatat lebih dari 2.090 warga Palestina yang sebagian besar warga sipil, dan 67 warga Israel tewas akibat pertempuran antara tentara Israel dan milisi Palestina.

Sebagian besar korban tewas di pihak Israel adalah militer. Seorang warga Thailand di negara tersebut juga terbunuh karena tembakan roket pada permulaan konflik yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Pertempuran antara kedua pihak kembali meletus pada Selasa 19 Agustus 2014 setelah gencatan senjata sementara disepakati. Alhasil, situasi yang kembali memanas tersebut menghambat upaya perundingan yang ditengahi Mesir untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata jangka panjang.

Konflik Israel dan Palestina ini kembali sengit sejak kasus penculikan dan pembunuhan terhadap 3 pemuda zionis yang diduga dilakukan warga Palestina pada pertengahan Juni 2014 lalu. Kemudian pemuda Palestina ditemukan tewas terbakar setelah diduga kuat diculik oleh orang Israel.

Sejak 8 Juli 2014, Israel melancarkan serangan “Protective Edge Operation” sebagai langkah yang zionis sebut untuk menghentikan gempuran roket dari kelompok Hamas ke Tel Aviv. (lp6/wh)